BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Di tengah kondisi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bagansiapiapi yang masih over kapasitas, penguatan disiplin menjadi hal yang penting dilakukan untuk mencegah timbulnya permasalahan di lapas.
Hal itu ditegaskan Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik memberikan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berkaitan dengan momen awal tahun 2026, Senin (5/1/2026).
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan sekaligus penguatan disiplin di lingkungan lapas. Penting bagi seluruh WBP untuk mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku demi terciptanya suasana lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Agus Imam Taufik.
Ia juga mengingatkan agar WBP turut berperan aktif menjaga keamanan serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban bersama.
“Saya mengajak seluruh WBP untuk mematuhi tata tertib yang berlaku, menjaga keamanan, serta saling menghormati satu sama lain. Lingkungan lapas yang aman dan tertib adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Imam.
Selain itu Imam juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan. Ia mengimbau WBP untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Kesehatan adalah modal utama dalam menjalani pembinaan. Jaga kebersihan, terapkan pola hidup sehat, dan jangan ragu melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan tes urin kepada beberapa perwakilan warga binaan untuk mengantisipasi penggunaan narkotika di dalam Lapas. Hasilnya tidak ditemukan tanda penggunaan narkotika oleh terhadap WBP Lapas Bagansiapiapi. (fad)
Editor : M. Erizal