BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi, mulai melakukan berbagai persiapan menyambut Tahun Baru Imlek pada tahun 2026 ini.
Sejumlah kawasan permukiman dan pusat perdagangan tampak mulai dihiasi ornamen khas Imlek seperti lampion merah, hiasan shio, serta dekorasi khas lainnya.
Persiapan tersebut sudah terlihat sejak beberapa pekan terakhir, terutama di kawasan pecinan dan pusat kota Bagansiapiapi.
Toko-toko milik warga Tionghoa mulai banyak yang menjual pernak-pernik Imlek seperti lampion, kartu angpao, hiasan dinding, hingga kebutuhan ritual sembahyang.
Sejumlah vihara atau klenteng dan pekong di Bagansiapiapi juga tampak dilakukan pembersihan oleh pengurus, ditambah dengan dekorasi yang tampak terkesan lebih semarak dari biasanya.
Salah seorang warga Andrian menyebutkan perayaan Imlek selalu dinantikan oleh masyarakat khususnya di Bagansiapiapi. "Tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa tapi juga berbagai pihak," katanya, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya setiap momen imlek turut berdampak pada meningkatnya kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat terutama di bidang jasa angkutan, usaha kuliner dan lain-lain.
Sementara itu panitia Imlek, Jasman mengatakan sejauh ini belum ada persiapan khusus yang dilakukan untuk menyambut Imlek tahun ini.
"Masih kayak tahun sebelumnya," kata Jasman. Dimana terangnya masyarakat bersama panitia, kelompok multi marga memasang lampion di sejumlah ruas jalan di Kota Bagansiapiapi.
Sejauh ini yang sudah terpasang di Jalan Perdagangan Kelurahan Bagan Barat, di jalan Perniagaan-Bagansiapiapi, hingga ke areal dekat tempat Bakar Tongkang.
Selain itu juga mulai dipasang lampion di sekitaran Klenteng Ing Hok King yang terletak di tengah perkotaan Bagansiapiapi.
"Untuk lampion ada ribuan jumlahnya, dari multi marga, sebagian juga dari klenteng Ing Hok King dan klenteng lainnya," kata Jasman. Sementara untuk puncak Imlek sendiri diperkirakan berlangsung dalam dua pekan mendatang. (fad)
Editor : M. Erizal