BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Keberadaan pasar ramadan yang difasilitasi pemerintah daerah Rokan Hilir (Rohil) telah tumbuh menjadi lokasi yang banyak didatangi masyarakat untuk berbelanja keperluan khususnya untuk berbuka.
Meskipun mendapatkan kunjungan dari pembeli yang lebih ramai dibandingkan tempat penjualan yang tersendiri, atau tidak di pasar ramadan tersebut namun tak urung ada juga pedagang yang mengeluhkan soal rendahnya keuntungan yang diperoleh.
"Sebab harga untuk bahan-bahan juga pada naik berdampak jadi keuntungan diperoleh tipis," kata salah seorang pedagang di pasar ramadan di Bagansiapiapi, Nova.
Terpisah Bupati Rohil H Bistamam melalui Sekdakab Rohil H Fauzi Efrizal menyebutkan pemerintah daerah memberikan perhatian serius dengan kondisi berkaitan dengan pengawasan pasokan berbagai bahan pokok bagi masyarakat dengan melibatkan peran dari berbagai pihak terkait terutama dalam hal ini Disperindagsar Rohil.
"Tapi seperti kita ketahui bersama kalau soal harga itu memang bisa terjadi kenaikan," kata Fauzi, Ahad (1/3/2026).
Peran dan fungsi pemerintah daerah terangnya tetap berjalan dengan melakukan pengawasan secara rutin.
“Setiap pekan ada pengawasannya, dan kita juga dipantau oleh pemerintah pusat, propinsi menyangkut ketersediaan dan harga-harga barang di pasaran,” katanya.
Jika ada kenaikan tambahnya maka akan dilakukan pengawasan lebih intens apakah pemicu kenaikan dan apa langkah yang harus dilakukan. Salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan operasi pasar untuk menekan harga. (fad)
Editor : M. Erizal