BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Mendekati momen hari besar Idulfitri 1447 H/2026 M, potensi aksi penipuan yang dimanfaatkan oleh orang yang tak dikenal (OTK) rawan terjadi.
Seperti diungkapkan Sekdakab Rohil H Fauzi Efrizal MSi, dimana dirinya mengetahui ada orang tak dikenal yang mengunakan nama dan foto dirinya di akun WA dan dipergunakan untuk meminta uang dengan berbagai macam alasan.
"Ada yang mencatut nama dan foto profil saya, modusnya dengan menyasar pengurus masjid, musala, kelompok masyarakat, hingga perorangan dengan iming-iming penyaluran bantuan atau realisasi proposal," kata Fauzi Efrizal, Rabu (18/3/2026).
Fauzi menegaskan, dirinya tidak pernah menghubungi siapapun baik melalui telepon maupun pesan singkat WhatsApp untuk menginstruksikan pembuatan proposal tertentu, apalagi meminta uang muka sebagai syarat pencairan.
"Saya tegaskan, saya tidak pernah meminta proposal apalagi uang muka kepada pengurus rumah ibadah atau kelompok mana pun. Itu murni tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang ingin mencari keuntungan pribadi," katanya,
Ditambahkan, diketahui sejumlah orang telah menyampaikan menerima pesan dari orang yang mengaku sekdakab tersebut, yang dalam bahasa percakapannya berusaha meyakinkan, menjanjikan memberikan bantuan pemerintah daerah dengan syarat memberikan uang muka terlebih dahulu.
Fauzi Efrizal mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada narasi-narasi bantuan yang ujung-ujungnya meminta imbalan uang.
"Jika ada yang menghubungi mengatasnamakan saya, segera konfirmasi langsung atau laporkan ke pihak berwenang. Jangan pernah memberikan uang, data pribadi, atau kode verifikasi apapun," tegasnya.
Sekda berharap dengan apa yang disampaikannya tersebut dapat menjadi pemutus rantai penipuan agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban.
Editor : Rinaldi