Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Keterbatasan Armada, DLH Rohil Akui Kurang Maksimal Tangani Sampah

Zulfadli • Kamis, 16 April 2026 | 20:17 WIB
Salah satu armada angkutan sampah DLH Rohil sempat mengalami kerusakan pada saat mengangkut sampah di Bagansiapiapi, baru-baru ini. (Zulfadhli/Riaupos.co)
Salah satu armada angkutan sampah DLH Rohil sempat mengalami kerusakan pada saat mengangkut sampah di Bagansiapiapi, baru-baru ini. (Zulfadhli/Riaupos.co)

 

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Penanganan sampah di sejumlah kota yang strategis di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) seperti di Kota Bagan Batu, di Kubu dan Kota Bagansiapiapi, menghadapi kendala keterbatasan armada atau sarana prasarana yang diperlukan. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos, menyikapi adanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Rohil di Bagansiapiapi. 

Mulai dari keterbatasan armada untuk pengangkutan sampah, sampai pada alat berat untuk pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang ada. 

Baca Juga: Cetak Pemimpin Visioner, Kemenkum Riau Ikuti Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan 

"Satu TPAS itu perlu ada dua unit alat berat, seperti di Bagansiapiapi, itu produksi sampah mencapai 80 ton per-hari. Harus dikelola dengan baik, dipilah mana sampah yang ditimbun, mana didaur ulang agar produktif lagi, kondisi yang sama tidak adanya alat berat terjadi di TPAS Bagan Batu dan Kubu," kata Suwandi, Kamis (16/4/2026).

Pengunaan alat berat menurut Suwandi minimal dilakukan dua kali dalam setahun. Karena tidak ada alat berat, pihaknya melakukan sistem sewa yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan melihat dari kondisi penumpukan sampah di TPAS.

"Mudah-mudahan nanti kondisi keuangan bisa memungkinkan untuk pengadaan alat berat khususnya untuk di TPAS Bagansiapiapi, Kubu dan Bagan Batu," katanya. 

Baca Juga: Wamentan Sudaryono Terima Kunjungan Duta Besar Australia, Jajaki Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Sementara kondisi armada pengangkutan sampah juga sudah banyak yang tua, dan perlu perbaikan. Disamping juga dinilai perlu adanya penambahan armada baru untuk memastikan pengangkutan sampah berjalan cepat sesuai dengan yang ditargetkan. 

Ini tidak terlepas dari menyikapi kondisi di lapangan dimana potensi sampah menumpuk bisa terjadi dalam waktu cepat terutama di Bagansiapiapi dan Bagan Batu. 

Terkait hal itu dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika belakangan ini terkesan kurang maksimal dalam melakukan penanganan sampah.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Bangun Kantor Camat dan Puskesmas Baru Tahun Ini

"Tak ada unsur kesengajaan, tapi ada kendala yang dihadapi," katanya. (fad) 

Editor : M. Erizal
#sampah di rohil #persoalan sampah #dlh rohil