BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Persiapan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus dimatangkan. Salah satu tahapan penting yang mulai dilakukan adalah pengumpulan koper jamaah sebelum diberangkatkan ke tanah suci.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Rohil telah menjadwalkan pengumpulan koper JCH pada 24 hingga 25 April 2026. Seluruh koper akan dipusatkan di Kantor Kemenhaj Rohil sebagai bagian dari proses distribusi logistik haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Rohil, H M Syafri Johan SAg MPdi menyampaikan bahwa seluruh koper beserta perlengkapannya telah dibagikan kepada masing-masing jamaah. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu jamaah untuk mengantarkan koper sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Baca Juga: Hukuman Disiplin dan Pecat Menunggu, Rutan Rengat Gelar Apel Ikrar Bebas Handphone serta Narkoba
“Untuk koper sudah dibagikan seluruhnya. Tinggal menunggu jamaah mengantarkan koper ke kantor. Jadwal pengumpulan dimulai tanggal 24 hingga 25 April. Untuk administrasi juga sudah diselesaikan, termasuk ID card dan Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA),” kata Syafri Johan, Senin (20/4/2026).
Setelah seluruh koper terkumpul, proses selanjutnya adalah pengiriman menuju Pelabuhan Dumai.
Koper jamaah dijadwalkan akan diberangkatkan pada tanggal 26 April 2026 dan dimasukkan ke dalam kapal feri sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai.
“Koper jamaah akan diberangkatkan26 April langsung menuju Pelabuhan Dumai. Setelah itu dimasukkan ke dalam kapal feri dari pukul 13.00 WIB siang sampai selesai,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah calon jamaah haji asal Rohil tahun ini tercatat sebanyak 202 orang. Para jamaah dijadwalkan akan mulai diberangkatkan pada 26 April 2026.
Sebelum keberangkatan, seluruh CJH akan terlebih dahulu dikumpulkan di Masjid As Salam, Rantau Bais. Di lokasi tersebut akan digelar prosesi tepuk tepung tawar oleh Bupati Rohil sebagai bentuk doa dan restu sebelum para jamaah berangkat menuju tanah suci.
Setelah prosesi pelepasan, para jamaah akan diberangkatkan menuju Kota Dumai dan diinapkan selama satu malam. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan keberangkatan lanjutan menuju Batam.
Dari Dumai, para jamaah akan menyeberang ke Kota Batam menggunakan kapal feri. Setibanya di Batam, JCH akan langsung masuk ke Asrama Haji Batam untuk menjalani tahapan berikutnya.
Di asrama tersebut juga akan dilakukan proses serah terima jamaah dari petugas haji Rohil kepada petugas asrama haji Batam, sebagai bagian dari prosedur resmi keberangkatan haji.
Baca Juga: Mohamed Salah Bertekad Akhiri Kariernya di Liverpool dengan Cara yang Benar
Selanjutnya, JCH asal Rohil dijadwalkan akan mulai diterbangkan ke tanah suci pada 28 April 2026.
JCH Rohil terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 6 dan Kloter 8. Untuk Kloter 6, jamaah Rohil akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.
Sedangkan untuk Kloter 8, CJH Rohil akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Baca Juga: Sulit Ditemukan sejak Idulfitri, Ternyata Ini Penyebab Kelangkaan MinyaKita di Kepulauan Meranti
Dengan berbagai tahapan yang telah dipersiapkan secara matang ini, kata Syafi Johan diharapkan seluruh proses keberangkatan jamaah haji asal Rohil dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Pihak Kemenhaj Rohil juga mengimbau seluruh jamaah untuk memperhatikan jadwal serta ketentuan yang telah ditentukan, agar proses keberangkatan dapat berjalan tanpa kendala," katanya. (fad)
Editor : M. Erizal