BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Angka kematian karena kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rokan Hilir (Rohil) kian memprihatinkan. Dimana pada Januari hingga awal April 2026 tercatat dua korban meninggal dunia.
Sementara hingga akhir April 2026 ini, terjadi penambahan dua kasus lagi hingga tercatat di periode Januari-April ada empat korban meninggal dunia karena DBD.
Hal itu dibenarkan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil Maria Susanti SFar Apt MM, Senin (4/5/2026) sore.
"Sampai saat ini ada empat kasus, yang terbaru di wilayah Kecamatan Bangko," ujar Maria. Ia menerangkan wilayah Bagansiapiapi Kecamatan Bangko merupakan yang tertinggi kejadian DBD dengan mencatat angka sebanyak 35 kasus. Sementara untuk yang meninggal tercatat terjadi di Bangko, Tanah Putih
Terkait hal itu dirinya menyebutkan sejauh ini belum ada penetapan KLB DBD di Rohil, namun upaya yang ada untuk menekan terus terjadinya DBD menurutnya saat ini menjadi fokus Diskes Rohil.
"Kami telah turun ke lokasi untuk melakukan PE, fogging, dan penaburan abate guna memutus rantai penyebaran DBD,” jelasnya.
Baca Juga: 7 Mei Logo MTQ Diluncurkan Pemkab Kuansing, Perwakilan Kabupaten dan Kota Bakal Hadir
Maria juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama menghindari genangan air dan kebiasaan menggantung pakaian yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Hari ini, Selasa (5/5/2026) pihaknya menjadwalkan rapat dengan pihak-pihak terkait khususnya di Kecamatan Bangko untuk dapat sama-sama melakukan langkah penanggulangan yang diperlukan agar lebih maksimal lagi. (fad)
Editor : M. Erizal