BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Memutus rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang belakangan mengalami peningkatan di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Bangko, disikapi Pemkab Rokan Hilir (Rohil) dengan menggelar gotong royong massal bersama masyarakat di Kota Bagansiapiapi.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Rohil H Bistamam berlangsung sejak pagi hingga siang, warga bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), TNI-Polri, hingga berbagai organisasi masyarakat tampak bahu membahu membersihkan lingkungan di sejumlah titik, Kamis (21/5/2026).
Bupati Bistamam menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan gotong royong hari pertama berjalan lancar dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
Baca Juga: Waspada! Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah di Kampar
Ia mengatakan, gotong royong tersebut bukan hanya sekadar kegiatan rutin kebersihan, tetapi menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit DBD yang kini mulai meningkat.
“Sekarang kasus DBD sudah mulai bertambah. Untuk itu melalui kegiatan kebersihan dan gotong royong ini, kita berharap jangan sampai ada lagi masyarakat yang terkena DBD di Kabupaten Rohil, khususnya di Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko,” kata Bistamam.
Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari lingkungan terkecil, seperti halaman rumah, drainase, dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Baca Juga: Bangkitkan Semangat Kemanusiaan, Ratusan Pejuang Energi PHR Sukses Kumpulkan 235 Kantong Darah
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Kelurahan Bagan Barat bersama petugas gabungan membersihkan parit, mengangkat tumpukan sampah, memangkas rumput liar, hingga membersihkan genangan air di sejumlah ruas jalan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi SSos, menjelaskan bahwa meningkatnya kasus DBD di Kecamatan Bangko disebabkan oleh beberapa faktor lingkungan yang kurang terjaga.
Ia menyebut masih banyak ditemukan drainase tersumbat, genangan air yang dibiarkan, serta sampah rumah tangga yang berserakan di sekitar pemukiman warga.
Baca Juga: Pasca Musibah di Kuok, Wabup Misharti Ingatkan Bahaya Arus Sungai Kampar
“Kondisi lingkungan seperti inilah yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Karena itu sasaran utama kita dalam gotong royong ini adalah membersihkan drainase dan lingkungan rumah warga,” kata Suwandi.
Pada hari pertama, kegiatan dipusatkan di Kelurahan Bagan Barat dengan sasaran pembersihan di sepanjang jalan utama, Jalan Usaha I dan II, serta Jalan Pembangunan.
Sementara itu, kegiatan gotong royong akan terus berlanjut selama tiga hari di wilayah lainnya. Pada Jumat, 22 Mei 2026, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kelurahan Bagan Timur dengan fokus pembersihan di Jalan Pahlawan, Jalan Sekip, Jalan Batu Hampar, dan Jalan Manap.
Baca Juga: 20 Ekor Sapi Kurban Disiapkan untuk Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islami
Kemudian pada Sabtu, 23 Mei 2026, gotong royong dilanjutkan di Kelurahan Bagan Punak. Adapun lokasi yang menjadi sasaran antara lain Jalan Bulan, Jalan Gotong Royong, Jalan Kecamatan, Jalan BKIA, Jalan Pedamaran, Gang Saudara/Keluarga, hingga kawasan Jalan Perkuburan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, DLH Rohil mengerahkan sedikitnya 600 personel gabungan yang terdiri dari petugas parit, satgas kebersihan, petugas taman, hingga penyapu jalan.
Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari OPD terkait, Koramil, Polsek, serta para ketua RT dan RW di masing-masing wilayah.
Baca Juga: Bahas Pengawasan Jalur Laut, Plt Gubri Terima Kunjungan Dankodaeral I
“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Pemkab Rohil bersama masyarakat ini bisa menurunkan angka kasus DBD di Kecamatan Bangko,” harap Suwandi.
Tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, kegiatan gotong royong massal ini juga dibarengi dengan aksi penghijauan. DLH Rohil melakukan penanaman pohon buah di halaman Masjid At-Tabiin.
Sebanyak 100 batang pohon buah jenis mangga dan rambutan disiapkan untuk ditanam. Pada hari pertama pelaksanaan goro, sekitar 30 batang pohon telah berhasil ditanam di area masjid. Suwandi berharap pohon-pohon tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan jamaah masjid. (fad)
Editor : M. Erizal