BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Momen hari raya Iduladha, yang identik dikenal sebagai hari raya kurban ditandai dengan kegiatan pemotongan atau penyembelihan hewan kurban.
Kegiatan itu dilakukan baik secara langsung oleh orang yang berkurban maupun lewat panitia, pengurus masjid dan musala yang ada.
Seiring dengan momen tersebut, dipastikan terjadi lonjakan kegiatan penyembelihan hewan kurban diwaktu-waktu penting baik pada hari H Iduladha maupun setelahnya.
Baca Juga: Helikopter BNPB Diterjunkan Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Ranah Singkuang Kampar
Ini mengakibatkan terjadi permintaan terhadap jasa penyembelihan hewan kurban, salah satunya seperti yang dijalani oleh Solihin. Pria yang juga guru sebuah sekolah SMP ini telah mengeluti pekerjaanya sebagai pemotong hewan kurban dan dikenal luas di tengah masyarakat Bagansiapiapi.
Solihin terlihat cekatan melakukan penyembelihan. Dibantu Amar, anaknya dia melakukan proses penyembelihan dengan baik. Seperti saat menyembelih hewan kurban kambing salah seoran warga di Jalan Perdagangan-Bagansiapiapi, Rabu (27/5/2026).
Awalnya dia mengikat kaki dan tangan kambing, kemudian digulingkan dengan posisi menghadap kiblat sesuai dengan syariat Islam. Selanjutnya, dalam gerakan cepat, hanya sekali gerakan singkat ia menyembelih, darah kurban langsung mengucur dan memasuki lubang di tanah yang sudah dipersiapkan.
Baca Juga: Sapi Kurban Presiden RI Disembelih di Masjid Ar-Rahmah Desa Banglas, Panitia Siapkan 700 Kupon
Menariknya tak hanya untuk menyembelih saja, Solihin juga melakukan jasa menguliti hewan kurban dan memotongnya menjadi bagian kecil-kecil. "Jadi begitu sampai di tangan yang menerima, tak perlu repot-repot lagi untuk memotong. Tinggal dibersihkan dan dimasak," ujarnya menyebutkan alasannya.
Untuk harga terkait dengan jasa yang digelutinya, Solihin mengaku tak mematok harga tertentu. Dari pelaksanaan pemotongan hewan kurban kambing yang dilakukan kemarin dikisaran Rp200ribu. Sementara untuk waktu yang diperlukan sekitar satu setengah jam.
Solihin mengungkapkan kemampuan menyembelih itu sudah dilakukannya sejak kecil, sekitar kelas 6 SD. Diawali dari mengikuti ayahnya yang juga merupakan pemotong hewan.
Baca Juga: Iduladha 1447 H, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial
Berkembangnya waktu, pria asall Lampung ini menambahkan telah melakukan kegiatan tersebut selama bertahun-tahun. Berbagai keperluan untuk pemotongan hewan dilakukan seperti, akikah, walimah, dan berbagai keperluan lainnya. Yang paling banyak adalah ketika momen hari Iduladha atau Idul Kurban seperti sekarang.
"Hari ini, ada 12 ekor sapi yang disembelih, ada yang cuma disembelih saja ada juga yang sekalian dikuliti. Selain itu ada juga penyembelihan kambing," ujarnya.
Tak hanya hari ini atau hari H Idul Adha, ia mengaku untuk besok hari pun ada permintaan memotong hewan kurban yakni di SMA N 2 Bangko dan di SMA N 3 Bangko.
Dengan kemampuannya itu, Solihin mengaku kerap mendapatkan order jasa pemotongan. Bahkan pernah beberapa tahun lalu terangnya ia memotong sampai malam hari. Akibatnya pernah bahunya terasa sakit karena terlalu terus menerus menyembelih dan menguliti hewan kurban.
Salah seorang warga yang memesan jasa penyembelihan, Nia mengaku senang dengan jasa yang dilakukan Solihin.
"Kerjanya cepat dan selain dikuliti, daging hewan kurban dipotong kecil-kecil sehingga tidak perlu lagi dipotong, tinggal di masak. Berbeda dengan biasanya dimana daging yang diterima potongannya besar-besar," ujarnya. (fad)
Editor : M. Erizal