Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karhutla di Rantau Bais Rohil Capai 44 Hektare, Manggala Agni Perkuat Operasi, Personel Ditambah Besok

Zulfadhli • Minggu, 31 Mei 2026 | 22:23 WIB
Petugas Manggala Agni melakukan pemadaman di lokasi karhutla di kepenghuluan Rantau Bais, Rohil, Ahad (31/5/2026). ( Manggala Agni untuk Riaupos.co)
Petugas Manggala Agni melakukan pemadaman di lokasi karhutla di kepenghuluan Rantau Bais, Rohil, Ahad (31/5/2026). ( Manggala Agni untuk Riaupos.co)

 

UJUNG TANJUNG (RIAUPOS.CO) – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di lapangan. 

Dari dua lokasi kebakaran yang saat ini menjadi fokus penanganan, satu lokasi karhutla di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) berhasil dipadamkan, sementara kebakaran di wilayah Rantau Bais masih terjadi dan menjadi perhatian utama petugas.

Tim Manggala Agni yang terlibat dalam operasi pemadaman menyebutkan bahwa kondisi di Palika sudah berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada hari ini, Ahad (31/5/2026). 

Baca Juga: TBS Turun, Harga Pupuk Tetap Tinggi, Petani Sawit Kampar Tertekan

Namun demikian, situasi berbeda terjadi di wilayah Rantau Bais. Kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut masih dalam proses penanganan dan hingga kini petugas terus berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas.

"Berdasarkan laporan dari lapangan, kebakaran di Rantau Bais sempat mengalami perluasan sejak pagi hingga siang hari. Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat pergerakan api ke area vegetasi kering di sekitarnya," kata Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, Ahad (31/5/2026).

Petugas yang berada di lokasi saat ini masih memprioritaskan upaya pemadaman langsung terhadap titik-titik api aktif. 

Baca Juga: Insentif RT, RW, LKMK dan Linmas di Kepulauan Meranti Mulai Disalurkan

"Fokus utama operasi adalah memotong atau menghentikan laju "kepala api" agar kebakaran tidak terus merambat ke kawasan yang lebih luas," katanya.

Sementara ditanyakan mengenai luasan areal yang terbakar, menurut Ferdian estimasi luasan sementara 44 hektare (Ha).

Selain menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung, petugas juga kerepotan dengan angin yang cukup kencang dan kondisi asap cukup pekt, sehingga personi harus bekerja ekstra untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan. 

Baca Juga: IKA FH Unand Gelar Seminar Nasional Dinamika Negara Hukum Kontemporer Hadirkan Wakil Ketua MK, Prof Saldi Isra

Diterangkannya melihat perkembangan situasi di lapangan, tim Manggala Agni telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan penambahan personel untuk memperkuat operasi pemadaman di Rantau Bais. Penambahan personel dijadwalkan mulai diterjunkan pada esok hari guna membantu tim yang saat ini masih bekerja di lokasi.

"Besuk pagi personel akan ditambahkan dengan pertimbangan luasan dan sumber air pemadaman yang masih memungkinkan," katanya. 

Dengan tambahan personel, diharapkan proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif sehingga api dapat segera dikuasai dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat sekitar.

Baca Juga: Dua Titik Panas yang Terdeteksi di Kuansing dari Aktivitas PKS, Besok Apel Siapsiaga Karhutla

Hingga saat ini, seluruh tim di lapangan masih terus melakukan penyekatan, pendinginan, dan pemadaman pada titik-titik api yang terpantau aktif. Petugas juga terus memantau perkembangan situasi melalui pemantauan darat maupun udara guna memastikan arah penyebaran api dapat diketahui lebih cepat. (fad)

Editor : M. Erizal
#kebakaran lahan di rohil #karhutla di rohil #rantau bais