BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Musibah kebakaran menghanguskan tujuh unit rumah warga di Jalan Sepakat Bulan, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), pada Ahad (7/6/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.45 WIB itu membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta membantu memadamkan api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, tujuh pemilik rumah yang terbakar dalam musibah tersebut masing-masing atas nama Ema, Asiah, Ikas, Meli, Oyong, Ramli, dan Iwan.
Baca Juga: Lionel Messi Dicadangkan saat Argentina Mengalahkan Honduras dalam Laga Pemanasan Piala Dunia
Sebagian besar bangunan berupa semipermanen, yang terbakar dengan kondisi rumah yang berdekatan sehingga api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.
Salah seorang warga setempat, Iad, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari salah satu rumah yang berada di bagian tengah deretan rumah warga tersebut. Saat itu kondisi lingkungan masih sepi karena sebagian besar warga sedang beristirahat.
"Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah yang berada di tengah. Karena posisi rumah-rumah di sini berdempetan dan jaraknya sangat dekat, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Tiga Karhutla Terjadi dalam Sehari di Inhil, 2,2 Hektare Lahan Terbakar
Menurutnya, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api serta material bangunan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan.
Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak merambat lebih luas ke kawasan permukiman lainnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan dan harta benda milik korban tidak sempat diselamatkan.
Baca Juga: Sambut 432 Jemaah Haji Kampar Kloter 05 BTH, Ahmad Yuzar: Semoga Menjadi Haji Mabrur
Sementara itu, Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Hingga saat ini ada saksi yang diperiksa namun masih belum dapat dimintai keterangan secara mendalam karena masih mengalami trauma akibat peristiwa yang baru saja terjadi.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Saksi akan kami periksa setelah kondisi mereka memungkinkan dan sudah lebih tenang. Untuk penyebab kebakaran belum bisa kami simpulkan karena masih dalam proses penyelidikan," ujar kapolsek.
Terkait berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk dugaan keterlibatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kapolsek menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut dan masih mengumpulkan fakta-fakta di lapangan.
"Kami belum bisa memastikan informasi yang beredar. Semua masih dalam proses pendalaman. Kami akan memeriksa saksi-saksi dan pihak terkait untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai penyebab kebakaran ini," katanya.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memasuki area kebakaran karena kondisi di lokasi masih berpotensi membahayakan.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak melintasi atau memasuki area yang sudah dipasang garis polisi. Selain untuk kepentingan penyelidikan, lokasi masih cukup panas dan terdapat banyak puing bangunan, besi, maupun paku yang dapat membahayakan keselamatan warga," kata Kompol Buyung Kardinal.(fad)
Editor : Edwar Yaman