BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rohil memberikan bantuan Rp10 juta ke masing-masing kepala keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran yang menghanguskan tujuh unit rumah di Jalan Sepakat Bulan, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), pada Ahad (7/6) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.45 WIB itu membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta membantu memadamkan api.
Ketua Baznas Rohil Ustad H Jefrizal SHI MM mengatakan, pihaknya segera mengerahkan tim begitu mendapat informasi mengenai musibah kebakaran yang menghanguskan tujuh unit rumah dan menyebabkan sejumlah rumah lainnya turut terdampak.
Baca Juga: Baznas Rohil Serahkan Bantuan Rp10 Juta per KK kepada Korban Kebakaran di Bagan Hulu
‘’Kami langsung turun ke lokasi bersama unsur pimpinan Baznas, di antaranya Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, pelaksana. Kami ingin memastikan para korban mendapatkan perhatian dan bantuan secepat mungkin,’’ ujar Jefrizal, Ahad (7/6).
Sebagai bentuk kepedulian dan bantuan darurat, Baznas Rohil menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada setiap kepala keluarga yang rumahnya terbakar. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascamusibah.
‘’Alhamdulillah, melalui dana zakat, infak dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada Baznas, hari ini kami dapat memberikan bantuan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing kepala keluarga yang rumahnya terbakar. Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,’’ katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, adapun nama korban dari rumah yang terbakar dalam musibah tersebut masing-masing atas nama Ema, Asiah, Ikas, Meli, Oyong, Ramli, dan Iwan.
Baca Juga: Kerahkan Water Bombing, Manggala Agni Catat Kemajuan Operasi Pemadaman Karhutla di Rohil
Sebagian besar bangunan berupa semi permanen yang terbakar dengan kondisi rumah berdekatan sehingga api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.
Salah seorang warga setempat, Iad, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari salah satu rumah yang berada di bagian tengah deretan rumah warga tersebut. Saat itu kondisi lingkungan masih sepi karena sebagian besar warga sedang beristirahat.
‘’Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah yang berada di tengah. Karena posisi rumah-rumah di sini berdempetan dan jaraknya sangat dekat, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah lainnya,’’ ujarnya.
Menurutnya, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api serta material bangunan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan.
Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak merambat lebih luas ke kawasan permukiman lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
‘’Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Saksi akan kami periksa setelah kondisi mereka memungkinkan dan sudah lebih tenang. Untuk penyebab kebakaran belum bisa kami simpulkan karena masih dalam proses penyelidikan,’’ ujar Kapolsek.
Ruko Milik Warga Kelurahan Tanah Merah, Inhu Terbakar
Sementara itu, di lokasi berbeda, rumah toko (Ruko) milik Raflis (62) warga Jalan Raya Kongsi IV Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi pada Ahad (7/6) sekitar pukul 02.45 WIB itu. Namun barang-barang berharga milik korban banyak yang tidak dapat diselamatkan.
‘’Dugaan sementara akibat arus pendek. Namun demikian penyebab kebakaran yang dialami Raflis, masih dalam penyelidikan,’’ ujar Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSi melalui Kasi Humas, Aiptu Misran SH, Ahad (7/6).
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, kejadian itu diketahui korban. Dimana, korban terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara barang berserakan. Setelah dilihat ke sumber suara tersebut, ternyata api sudah berkobar di dalam Rukonya.(fad/kas)
Editor : Arif Oktafian