BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Seorang nelayan di Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) nyaris kehilangan nyawa setelah diserang seekor buaya saat memasang pukat di perairan Sungai Manasib, Senin (6/7/2026) siang.
Korban diketahui bernama Abdul Azis (43), warga Dusun Harapan Jadi, Kepenghuluan Sungai Manasib. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan pada bagian punggung dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan perairan Kuala Jabon. Saat itu Abdul Azis seperti biasa mencari nafkah sebagai nelayan dengan memasang pukat pantai seorang diri di sungai. Ia berada di dalam air dengan kedalaman sekitar sepinggang dan sama sekali tidak menyadari keberadaan seekor buaya yang mengintainya dari kejauhan.
Baca Juga: Muklisin Tunjuk dan Perpanjang Jabatan Plt Beberapa Dinas di Kuansing
Ketika korban sedang fokus memasang pukat, buaya tersebut tiba-tiba muncul dan langsung menerkam tubuhnya. Hewan buas itu bahkan sempat menyeret Abdul Azis ke dalam air sehingga terjadi pergulatan sengit antara korban dan buaya.
Dalam situasi yang menegangkan itu, Abdul Azis berusaha sekuat tenaga melawan serangan reptil tersebut. Setelah beberapa saat bergulat, ia akhirnya berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya dan segera berlari menuju daratan untuk mencari pertolongan.
"Teriakan minta tolong korban didengar warga yang berada tidak jauh dari lokasi. Sejumlah warga kemudian bergegas memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi Abdul Azis keluar dari lokasi kejadian," kata Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni melalui Humas Ipda Didi Sofyan SH MH, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Kecelakaan di Tol Permai: Bus Tabrak Truk Tronton, Dua Orang Meninggal, 18 Luka-Luka
Korban selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Meski berhasil menyelamatkan diri, Abdul Azis mengalami luka gigitan yang cukup serius pada bagian punggung akibat terkaman buaya tersebut. Kondisinya kini masih dalam perawatan tim medis," katanya.
Dua warga, yakni Elyas Pical (39) dan Masri (50), turut menjadi saksi dalam peristiwa tersebut. Keduanya ikut membantu proses evakuasi korban setelah mendengar teriakan minta tolong dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Sekolah Rakyat, Anggaran Makan Minum dan Infrastruktur Jadi Fokus Evaluasi Fraksi DPRD Kampar
Menurut Ipda Didi Sofyan, peristiwa yang kembali menjadi pengingat akan potensi bahaya keberadaan buaya di sejumlah kawasan perairan di Kabupaten Rohil, terutama di wilayah yang menjadi aktivitas para nelayan. Masyarakat yang beraktivitas di sungai maupun muara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat bekerja seorang diri.(fad)
Editor : Edwar Yaman