Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Nelayan Korban Gigitan Buaya di Rohil Meninggal Dunia

Zulfadli • Jumat, 10 Juli 2026 | 09:48 WIB
Abdul Azis, korban serangan buaya saat dirawat di rumah sakit. (Dok. Warga Bangko Pusako)
Abdul Azis, korban serangan buaya saat dirawat beberapa hari di rumah sakit, lalu akhirnya meninggal dunia, Rabu (8/7) malam. (Dok. Warga Bangko Pusako)

 

BANGKO PUSAKO (RIAUPOS.CO) - Sempat menjalani perawatan secara intensif selama beberapa hari di rumah sakit, Abdul Aziz (44) nelayan di Rokan Hilir (Rohil) yang diserang buaya Senin (6/7) lalu, akhirnya meninggal dunia, Rabu (8/7) malam.

Hal ini diungkapkan Elyas Pical (39) salah seorang warga yang juga merupakan saksi pasca kejadian korban digigit buaya. “Betul, meninggalnya (Abdul Aziz, red) tadi malam (Rabu, red) ,” ujarnya, Kamis (9/7).

Dijelakan Elyas Oical, kondisi korban pada saat dilarikan ke rumah sakit memang mengalami luka serius dan mengeluarkan banyak darah. Tulang rusuk belakang korban juga patah akibat serangan buaya.

Baca Juga: Korban yang Diserang Buaya di Rohil Meninggal Dunia, Begini Cerita Saksi 

Namun terang Elyas, setelah menjalani perawatan di RS Awal Bros Baganbatu, korban sempat membaik, bisa berbincang-bincang dan makan dengan anggota keluarga. Namun, korban tiba-tiba batuk dan mengalami kesulitan bernapas. 

Ternyata ada pendarahan di paru-paru dan kemudian dilakukan operasi penyedotan guna mengeluarkan cairan yang masuk ke paru. ‘’Setelah tindakan itu, korban pulih namun beberapa jam kemudian down dan kembali masuk ke ruangan ICU, akhirnya menghembuskan napas terakhir,’’ jelasnya.

Menurut Elyas kejadian serangan buaya itu merupakan insiden pertama yang dialami warga di wilayah Kepenghuluan Sungai Manasib. Tapi untuk lokasi kejadian, setelah diperiksa terangnya ternyata bukan di wilayah Sungai Manasib, Bangko Pusako.

Baca Juga: Satu Tersangka Tipikor TPP PPPK Guru di Disdikbud Rohil Siap Jadi JC 

“Kawasan tempat kejadiannya itu di daerah Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan. Memang waktu sebelum kejadian itu korban mencari ikan di areal Sungai Menasib, tapi berpindah-pindah sampai akhirnya sampai di Teluk Bano II tersebut,” katanya.

Sementara terkait dengan pertolongan yang diberikan terang Elyas, dirinya saat itu mendapati korban sudah berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya dalam keadaan berlumuran darah. “Saat itu dia sendirian di boat dan kami bantu evakuasi,” katanya.

Sebelumnya kepolisian membenarkan adanya kejadian serangan buaya yang terjadi dan menimpa korban Abdul Aziz. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan perairan. Saat itu Abdul Azis seperti biasa mencari nafkah sebagai nelayan dengan memasang pukat seorang diri di sungai. 

Baca Juga: Banyak Fasilitas Infrastruktur di Palika Rusak

Ia berada di dalam air dengan kedalaman sekitar sepinggang orang dewasa dan sama sekali tidak menyadari keberadaan seekor buaya yang mengintainya dari kejauhan. Ketika korban sedang fokus memasang pukat, buaya tersebut tiba-tiba muncul dan langsung menerkam tubuhnya. 

Hewan buas itu bahkan sempat menyeret Abdul Azis ke dalam air sehingga terjadi pergulatan sengit antara korban dan buaya. Dalam situasi yang menegangkan itu, Abdul Azis berusaha sekuat tenaga melawan serangan reptil tersebut. 

Setelah beberapa saat bergulat, ia akhirnya berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya dan segera berlari menuju daratan untuk mencari pertolongan. Teriakan minta tolong korban didengar warga nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi.(fad) 

 

Editor : Arif Oktafian
Abdul Aziz nelayan serangan buaya