Usai Penggeledahan Terkait Dugaan Tipikor Pembangunan Jembatan di Rohil, Tim Polda Riau Bawa 42 Dokumen 

Zulfadhli • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 09:36 WIB
Tim Subdit 3 Tipidkor saat meninggalkan ruangan pengeledahan dari lantai dua, kantor dinas PUTR Rohil, Selasa (28/7/2026) malam. (Zulfadhli/Riaupos.co)
Tim Subdit 3 Tipidkor saat meninggalkan ruangan pengeledahan dari lantai dua, kantor dinas PUTR Rohil, Selasa (28/7/2026) malam. (Zulfadhli/Riaupos.co)

 BAGANSIAPIAPI (RIAUPOSCO) - Melakukan pengeledahan sejak siang di kantor Dinas PUTR Rokan Hilir (Rohil), Tim Subdit 3 Tipidkor Ditkrimsus Polda Riau bergerak meninggalkan kantor tersebut, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.

Terlihat satu orang yang mengenakan rompi khusus berwarna biru, membawa satu koper dorong dan dua lainnya membawa ransel yang diperkirakan dokumen-dokumen dari kegiatan pengeledahan yang dilakukan.

Plt Kasubdit III Ditkrimsus Polda Riau, Kompol Yogie Pramagita membenarkan terkait adanya pengeledahan yang dilakukan di Dinas PUTR Rohil.

Baca Juga: BRK Syariah Perkuat Daya Saing UMKM Rokan Hilir Lewat Bantuan Tenda Bazar

"Terkait dugaan korupsi pembangunan jembatan di Air Hitam, Pujud. Kami melakukan pengeledahan di dua rungan dan mengamankan 42 dokumen," katanya.

Dua ruangan yang disasar tim yakni ruangan Bina Marga dan Keuangan. 

Untuk selanjutnya, terang Yogie, pihaknya akan mendalami lebih lanjut mengenai siapa-siapa yang bertanggung jawab terkait dengan dugaan tindak pidana tersebut. 

Baca Juga: Western Sydney Wanderers vs Chelsea 4-5: Hattrick Joao Pedro Awali Masa Jabatan Xabi Alonso

Usai kegiatan tim meninggalkan kantor dinas PUTR Rohil dengan menaiki dua mobil. Sementara Kadis PUTR Rohil Khoirul Fahmi ST yang turut mendampingi tim selama kegiatan pengeledahan, menyebutkan terkait dengan dugaan tipikor tersebut merupakan kegiatan yang terjadi sebelum dirinya memimpin PUTR Rohil.

"Ya, kegiatannya itu sebelum saya, dan tim yang datang mencari dokumen-dokumen yang ada di kantor," katanya.

 Ia menerangkan pihaknya bersikap kooperatif terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum tersebut. Khoirul Fahmi juga menyebutkan pihaknya tetap akan bekerja sesuai dengan tugas pokok yang ada kendati sempat terjadi proses pengeledahan di kantor dan tengah menjadi perhatian publik pada saat ini

Baca Juga: Roberto Mancini Kembali sebagai Pelatih Baru Timnas Italia

"Tetap semangat untuk bekerja, dan ini juga menjadi peringatan agar kita berhati-hati dalam setiap pekerjaan, lakukan sesuai prosedur," katanya. 

Diketahui pembangunan jembatan di Air Hitam, Pujud mulai dilaksanakan pada tahun 2022, dan diresmikan pada tahun 2023. Dimana panjang jembatan sekitar 140 meter dan lebar 70 meter. 

Keberadaan jembatan itu sebagai penghubung antar wilayah yang terpisahkan oleh aliran sungai, antara wilayah Kepenghuluan AIr Hitam dengan Babussalam Rokan.

Diresmikan pada 18 Juli 2023,  proyek pembangunan jembatan tersebut pernah dilaporkan ke Kejati Riau pada 29 Maret 2023. Dimana terlapor pihak kontraktor dari pelaksana kegiatan tahun anggaran 2022, dengan nilai kontrak Rp31 miliar lebih.

"Ya, pernah kami laporkan ke Kajati Riau,’’ kata Ketua LSM Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN - RI) Rohil, Yusaf Hari Purnomo, terpisah.

Pihaknya pernah turun ke lokasi proyek yang dikerjakan dan mengklaim  sejumlah temuan dari timnya yang berpotensi diduga menyebabkan kerugian negara.(fad)

 

 

Editor : Edwar Yaman
pembangunan jembatan Dinas PUTR Rohil zulfadhli tipikor polda riau