BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Tingginya kasus penyakit malaria di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat perhatian dari DPRD Rohil. Komisi D DPRD Rohil memastikan akan memanggil Dinas Kesehatan (Diskes) untuk melakukan pembahasan terkait kondisi tersebut.
Ketua Komisi D DPRD Rohil Purnomo SAg, mengatakan pihaknya akan mempelajari lebih jauh perkembangan kasus malaria, termasuk memastikan data yang diterima sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Senin kami ke Bagansiapiapi, nanti kita pelajari lebih dalam lagi dengan memanggil Dinas Kesehatan," ujar Purnomo, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga: LDII Rohil Gelar Permata CAI 2026, Wujudkan Pemuda Religius dan Cinta NKRI
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan Komisi D adalah memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan klarifikasi dan sinkronisasi data mengenai perkembangan kasus malaria di Rohil.
Hal tersebut dilakukan agar informasi yang diterima DPRD memiliki dasar yang akurat, baik berdasarkan data pemerintah daerah maupun informasi dari masyarakat dan pihak eksternal.
"Langkah dari Komisi D tentu yang pertama memanggil OPD terkait, akurasikan data, kemudian disinkronkan dengan informasi eksternal yang kita terima," katanya.
Baca Juga: Panen Raya Padi Gogo di Rumbai, Wako Agung: Pekanbaru Menuju Kemandirian Pangan
Purnomo menegaskan, setelah data dipastikan, pihaknya akan mendorong Dinas Kesehatan agar segera menyusun langkah konkret dan cepat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak malaria.
"Kita akan mengarahkan OPD untuk mencari langkah-langkah yang konkret dan cepat dalam memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada warga yang terkena malaria, sekaligus melakukan upaya agar penularan dapat diatasi," jelasnya.
Ia menambahkan, penanganan malaria tidak hanya sebatas pengobatan terhadap pasien, tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan agar penyebaran penyakit tersebut dapat ditekan.
Baca Juga: Komitmen PT RPI dalam Upaya Mencegah Karhutla di Wilayah Inhu
Sebelumnya, kasus malaria di Rohil menjadi perhatian setelah Dinas Kesehatan menyampaikan adanya peningkatan kasus di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Editor : Rinaldi