BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan H Yahya atau Jalan Darma, RT 16 RW 4, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (1/10/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.15 WIB berlangsung hingga malam, dan menghanguskan sekitar 13 rumah warga dan satu bangunan pekong.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Amri SPd didampingi Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Zulrahman SAP MM menyampaikan bahwa petugas telah melakukan penanganan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).
Baca Juga: Polsek Kateman Bongkar Dugaan Peredaran Narkotika, Pria Diamankan Bersama Ekstasi dan Etomidate
"Informasi kejadian diterima petugas pemadam kebakaran setelah adanya laporan dari masyarakat melalui sambungan telepon. Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Bagansiapiapi langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran," katanya.
Petugas tiba di lokasi tak berapa lama dan segera melakukan upaya pemadaman terhadap kobaran api yang membakar sejumlah bangunan rumah tersebut.
"Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Baca Juga: Kejari Pekanbaru Tegaskan Potensi Perbuatan Melawan Hukum Bila HGB STC Tetap Diperpanjang
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar mengerahkan sebanyak 30 personel dengan dukungan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mesin terapung," katanya.
Amri menyebutkan kejadian kebakaran tersebut merupakan sejumlah kasus kebakaran yang terjadi di Bagansiapiapi dan sejauh ini merupakan yang terbesar dari segi banyaknya bangunan yang terbakar.
"Untuk jumlah kebakaran merupakan yang terbesar, tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," katanya.
Baca Juga: 247 Kepsek Dilantik, Bupati Inhu Tegaskan Jangan Lakukan Pungli
Sementara itu, tambahnya terkait penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum diketahui secara pasti sumber awal api maupun faktor yang menyebabkan kebakaran tersebut.
Selain itu pihaknya mengeluhkan masih adanya kecenderungan masyarakat untuk datang beramai-ramai ke lokasi kejadian hanya untuk menyaksikan kejadian kebakaran berlangsung dan proses pemadaman dilakukan. Padahal hal itu dinilai cukup menimbulkan gangguan pasalnya akses ke lokasi menjadi terganggu.
"Sempat terhalang karena ramainya orang yang mendatangi lokasi kejadian tersebut," katanya. Ia mengharapkan agar hal tersebut tidak terulang lagi kedepannya, karena berdampak pada kecepatan tim pemadaman yang mengunakan mobil berukuran besar untuk menjangkau langsung ke titik kebakaran terjadi.
Baca Juga: Riau-Sumut Jalin Kerja Sama, Fokus pada Juali Beli Komoditas Pangan
Pantauan di lapangan kondisi di lingkungan dekat areal kejadian sempat mengalami mati listrik. Sejumlah petugas PLN yang bekerja melakukan perbaikan berhasil membuat penerangan kembail normal pada pukul 21.00 WIB. Sementara di areal kebakaran dipasangan police line oleh sejumlah personil Polsek Bangko yang turun ke lapangan. (fad)
Editor : M. Erizal