Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Miliki Senjata Api Rakitan, Petani Sawit di Rohul Ditangkap

Edwar Yaman • Selasa, 5 Juli 2022 | 21:15 WIB
Kapolsek Tandun Iptu Ulik Irwanto bersama personel mengamankan terduga pelaku IW (40) kepemilikan senpi rakitan illegal beserta amunisi di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit masyarakat di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Senin (4/7/2022).
Kapolsek Tandun Iptu Ulik Irwanto bersama personel mengamankan terduga pelaku IW (40) kepemilikan senpi rakitan illegal beserta amunisi di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit masyarakat di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Senin (4/7/2022).

TANDUN (RIAUPOS.CO) - Jajaran Polres Rokan Hulu (Rohul) terus berupaya menekan tingkat kriminalitas. Ini dibuktikan dengan berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) rakitan ilegal beserta amunisi yang dididuga milik seorang petani di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Rokan Hulu (Rohul) berinisial IW (40).

IW ditangkap di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit milik warga setempat. Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Tandun Iptu Ulik Iwanto bersama anggota, Senin (4/7/2022) malam. Bersama Iw, polisi juga mengamankan senpi beserta Sembilan butir amunisi.  Penangkapan ini dibenarkan Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.

‘’Iya, benar. Sekarang pelaku pelaku bersama senpi dan amunisinya diamankan oleh Polsek Tandun, Senin (4/7) malam. Untuk lebih lanjut perkembangan penyelidikan terhadap kepemilikan senpi itu, silakan konfirmasi Kapolsek Tandun,’’ ungkap Eko Wimpiyanto Hardjito menjawab Riaupos.co, Selasa (5/7/2022).

Sementara itu, Kapolsek Tandun Iptu Ulik Iwanto ketika dikonfirmasi Riaupos.co, Selasa (5/7), mengungkapkan IW yang berhasil ditangkap oleh pihaknya, Senin (4/7) malam, diduga memiliki senpi rakitan beserta 9 (sembilan) butir amunisi.

Menurutnya, penyidik Polsek Tandun masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka IW di Mapolsek Tandun. Di mana dia, merupakan salah seorang petani kelapa sawit di Desa Kumain, Kecamatan Tandun yang diamankan di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit milik masyarakat setempat.

Ulik menyebutkan kronologi penangkapan terhadap tersangka IW, berawal Senin (4/7/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Tandun  sedang melaksanakan tugas patroli rutin di areal Bukit Suligi Tandun. Lalu personel mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang warga Desa Kumain diduga memiliki senpi rakitan.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, dirinya bersama personel Polsek Tandun langsung turun ke lapangan melakukan penyelidikan. Diketahui pelaku IW sedang berada di salah satu pondok perkebunan kelapa sawit masyarakat, dan langsung dilakukan menangkapan sekitar pukul 20.00 WIB.

Dikatakan Ulik, IW berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Ketika dilakukan penggeledahan pihaknya  berhasil menemukan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan dan amunisi sebanyak sembilan butir dan mengamankan 1 buah tas sandang, 1 buah dompet dan 1 buah tang.

‘’Saat ini tersangka inisial IW beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tandun guna proses penyidikan lebih lanjut,’’ tegasnya.

Disinggung apakah pelaku pernah melakukan aksi tindak pidana curas dan curat di wilayah hukum Polres Rohul, Ulik menjelaskan dari hasil interogasi penyidik, pelaku IW mengaku tidak pernah melakukan aksi kejahatan menggunakan senpi rakitan tersebut.

‘’Di hadapan penyidik, tersangka IW mengaku tidak pernah melakukan aksi kejahatan, dan bahkan sampai sekarang yang bersangkutan (tersangka IW, red), tidak tahu dari mana asal senpi rakitan yang dimiliknya tersebut,’’ tegas Kapolsek, tersangka IW akan dijerat ke dalam pasal 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

Laporan: Engki Prima Putra (Pasirpengaraian)

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#senpi rakitan ilegal #petani sawit ditangkap #senpi rakitan