PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS) - Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, Sabtu (4/5/2024) pukul 13.22 WIB, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Kehadiran menteri yang pertama berkunjung dalam agenda pemerintahan di daerah yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk itu, dengan agenda silaturahmi sekaligus meninjau kondisi Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian yang berada di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo.
Kedatangan Mehub RI beserta rombongan saat mendarat di Bandara Tuanku Tambusai, disambut oleh Bupati Rohul H Sukiman, Forkopimda Rohul, Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III, IV di lingkungan Pemkab Rohul.
Saat turun dari tangga pesawat, Menhub RI dikalungi bunga oleh anak-anak penari dan berjalan langsung menuju ruang terminal Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian. Dalam kunker tersebut, Menhub Budi didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi, Direktur Bandara Udara Lukman F Laisa disambut dengan tarian Tepak Sirih, sebagai bentuk penghormatan tamu besar yang melakukan kunjungan ke Rohul.
Selama hampir 1 (satu) jam di bandara kebanggaan masyarakat Rohul dengan panjang 1.300 meter x 30 meter, Menhub RI didampingi Bupati Rohul, Forkopimda mengecek fasilitas dan sarana prasarana serta bangunan terminal penumpang Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.
Sambil berjalan, Menhub terlihat berdiskusi dengan santai bersama Bupati Rohul terkait pengembangan Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian ke depan. Karena saat ini, Bandara Tuanku Tambusai melayani rute penerbangan perintis dari Pasirpengaraian-Batam dua kali seminggu setiap Jumat dan Ahad.
Usai peninjauan Bandara Tuanku Tambusai, Menhub RI Budi Karya Sumadi saat diwawancara wartawan, menyebutkan, kunjungannya ke Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, tidak lain untuk melihat kondisi lapangan.
Dalam rangka membahas peralihan status aset Bandara dari Pemkab Rohul kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Budi mengaku sebelum berkunjung ke Rohul, ia meninjau Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
"Kondisi Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian dinilai sangat bagus dan layak untuk digunakan untuk transportasi udara dan dikembangkan ke depannya, meski telah berusia 42 tahun. Kami berkunjung ke sini, untuk membahas proses peralihan status aset bandara dari Pemka Rohul menjadi milik Kemenhub RI," sebutnya.
Lebih lanjut, Menhub mengatakan ada beberapa yang menjadi catatan penting dalam persiapan proses peralihan aset bandara, yakni terkait status lahan Bandara Tuanku Tambusai dalam sejarahnya merupakan bagian dari Kementerian Transmigrasi, yang sekarang menjadi Kementerian Pedesaan PDTT RI. Sementara sebagian bangunan dan fasilitas Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian dibangun oleh Pemkab Rohul.
"Tadi kami sudah bahas dan diskusi dengan Bupati Rohul, terkait peralihan aset Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian. Kami dari Kemenhub RI, siap membantu dalam memperjelas status lahan tersebut dengan berkoordinasi bersama kementerian terkait. Apabila aset diserahkan, maka perawatan dan pengembangan bandara ini bisa dilaksaankan Kemenhub ke depan," katanya.
Sementara itu, Bupati Rohul H Sukiman menjelaskan, proses peralihan aset Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian ke Kemenhub RI, sudah lama diajukan Pemkab Rohul. Namun dalam prosesnya, untuk peralihan aset bandara ini, ternyata harus ada izin dari Kementerian Desa PDTT.
Pelepasan aset Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian ini, katanya, demi untuk pengembangan Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian ke depan. Dengan harapan, nantinya pembangunan fasilitas dan sarana prasarana serta perawatan aset bandara bisa dilaksanakan melalui dana APBN melalui Kemenhub RI.
"Harapan kami secepat mungkin peralihan aset Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian ke Kemenhub RI. Pemkab Rohul sudah mengajukan izin ke Kementerian Desa PDTT. Tentu bagaimana proses selanjutnya, yang memutuskan nantinya di kementerian," ujarnya.
Setelah berdiskusi dalam membahas peralihan aset dan pengembangan Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, tepat pukul 15.50 WIB, Menhub RI bersama rombongan menggunakan pesawat Fokker bertolak ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Jakarta.
Editor : RP Rinaldi