Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PKM Dosen UPP Dorong Ekonomi Lokal Tingkatkan Nilai Tambah Gula Aren

Engki Prima Putra • Sabtu, 21 September 2024 | 09:13 WIB
Ketua Tim PKM UPP Dr Nurrahmawati MPd (lima kiri) bersama para dosen foto bersama dengan Kelompok Perajin Gula Aren Maju Bersama di halaman Kantor Desa RTH, Kamis (19/9/2024)
Ketua Tim PKM UPP Dr Nurrahmawati MPd (lima kiri) bersama para dosen foto bersama dengan Kelompok Perajin Gula Aren Maju Bersama di halaman Kantor Desa RTH, Kamis (19/9/2024)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Berbagai program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan para dosen dan mahasiswa di Universitas Pasir Pengaraian (UPP), memberikan sentuhan kepada masyarakat terutama di bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)

Tak hanya fokus memberikan pendidikan kepada mahasiswanya di kampus, tapi perguruan tinggi swasta terbesar di Rohul itu, membuat inovasi melalui penerapan teknologi.

Serta berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat maupun pelaku usaha yang memberikan dampak positif pada peningkatan usaha produksi dan ekonomi keluarganya.

Seperti yang dilakukan sejumlah dosen dan mahasiswa UPP, Kamis (19/9/2024).

Mereka memberikan pendidikan berkualitas dalam pelaksanakan program pengabdian kepada masyarakat untuk peningkatan nilai tambah gula aren melalui perbaikan packaging dan diversifikasi produk menjadi gula semut.

Terutama pada Kelompok Pengrajin Gula Aren Maju Bersama di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah Kabupaten Rohul.

Kegiatan yang dipusatkan di aula Kantor Desa Rambah Tengah Hulu (RTH) itu, dibuka secara resmi oleh Kepala Desa melalui Sekretaris Desa (Sekdes) RTH Amin Nusuki SIP.

Tampak hadir Tim PKM Universitas Pasir Pengaraian Dr Nurrahmawati MPd didampingi Dr Defidelwina MSc, Dr Hendry Kurniawan MM, Mahasiswa, dan pengrajin gula aren di Desa RTH Kecamatan Rambah.

Sekdes RTH Amin Nusuki SIP dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Tim Dosen UPP yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat kepada masyarakat dalam mengangkat potensi gula aren yang ada di Desa RTH.

Sehingga diharapkan gula aren asal Rohul dapat dipasarkan secara luas, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan para perajin gula aren.

Ketua Tim PKM Universitas Pasir Pengaraian Dr Nurrahmawati MPd kepada Riaupos.co, Sabtu (21/9/2024) menyebutkan, program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan sejumlah dosen dan mahasiswa UPP.

Kegiatan ini merupakan dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek DIKTI Tahun Anggaran 2024 dengan skema pemberdayaan kemitraan masyarakat .

Diakuinya, program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah gula aren melalui perbaikan packaging dan diversifikasi produk menjadi gula semut.

Mengingat gula aren sebagai komoditas unggulan daerah yang dikenal Negeri Seribu Suluk kini mendapat sentuhan inovasi untuk meningkatkan daya saingnya di pasar lokal maupun nasional.

Nurrahmawati menjelaskan, program yang dilaksanakan ini, memiliki 2 (dua) fokus utama, yaitu perbaikan kemasan dan diversifikasi produk menjadi gula semut.

Pada aspek perbaikan kemasan, perajin gula aren dikenalkan dengan penggunaan kemasan kotak yang diberi label, nama kelompok usaha, nomor izin berusaha (NIB), dan PIRT.

Tanpa menghilangkan kemasan yang telah membudaya pada pengrajin gula aren lokal berupa gula aren yang dibungkus dengan daun pisang kering.

''Kemasan baru ini, kita harapkan dapat meningkatkan daya tarik visual, nilai jual dan daya saing produk gula aren khas Rohul yang kini banyak diminati oleh masyarakat di Provinsi Riau dan sekitarnya,'' katanya.

Pada aspek diversifikasi produk, lanjutnya, pengrajin gula aren diperkenalkan teknik pembuatan gula semut dari gula aren yang biasa mereka produksi.

Gula semut ini memiliki beberapa keunggulan antara lain lebih praktis dalam penggunaan.

Karena sudah dalam bentuk butiran halus, memperpanjang umur simpan, serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan gula aren biasa.

"Kami memperkenalkan kemasan baru yang dapat meningkankan nilai produk sehingga pendapatan perajin aren Desa RTH dapat meningkat,'' ujarnya dengan mantap.

Dalam kesempatan itu, di hadapan perajin Gula Aren, Dr Hendry Kurniawan MM menjelaskan materi tentang pentingnya NIB dan PIRT serta cara pengurusannya.

Selain itu dalam pelatihan ini, Dr Defidelwina MSc menjelaskan teknik pembuatan gula semut dan cara pengoperasian alat pembuatan gula semut.

Di akhir kegiatan, kelompok pengrajin diberikan alat pembuatan gula semut yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Dr Nurahmawati MPd kepada ketua kelompok Perajin Gula Aren Desa RTH Bahtiar.

''Tim pengabdian masyarakat UPP berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada para perajin dalam proses produksi dan pemasaran produk gula aren yang telah ditingkatkan nilainya,'' tutup Nurrahmawati. (epp)

Editor : M. Erizal
#gula aren #rohul #PKM Dosen #PKM #upp