PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Banjir yang merendam ribuan rumah penduduk di dua kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sejak Rabu (29/1/2025), hingga pukul 18.00 WIB sudah berangsur surut.
Bencana alam yang disebabkan meluapnya air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian kepermukaan pemukiman warga yang berada dekat dengan daerah aliran sungai besar di Rohul itu, sehubungan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Selasa (28/1/2025) petang hingga Rabu dini hari.
Berdasarkan data sementara yang dirangkum BPBD Kabupaten Rohul, luapan air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian telah merendam 1.028 rumah penduduk di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Rambah dan Rambah Hilir hingga Rabu (29/1/2025) petang.
Diantaranya Kecamatan Rambah sebanyak 910 rumah atau kepala keluarga (KK) tersebar di 6 desa dan kelurahan yakni Desa Rambah Tengah Hulu (Pawan) 200 KK, Desa Tanjung Belit 24 KK, Desa Babussalam 330 KK, Desa Pematang Berangan 153 KK, Kelurahan Pasirpengaraian 163 KK, Desa Koto Tinggi di Dusun Luba Hilir 40 KK.
Sementara banjir di Kecamatan Rambah Hilir, banjir hanya merendam rumah penduduk di Dusun Kumu, Kecamatan Rambah Hilir sebanyak 118 KK. Terpantau warga yang rumahnya terdampak banjir, dievakuasi oleh personil BPBD Rohul dengan menggunakan perahu karet.
Tak hanya memberikan bantuan evakuasi kepada warga dari dalam rumah, BPBD Rohul menyalurkan bantuan logisitik berupaka paket sembako untuk bahan baku dapur umum untuk masyarakat di desa dan kelurahan yang terendam banjir di dua kecamatan tersebut.
Kepala BPBD Rohul H Ridarmanto SIP MIp melalui Kabid Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta SIP saat dikonfirmasi riaupos.co, Rabu (29/1/2025) petang menyebutkan banjir yang merendam ribuan rumah penduduk dan ruas jalan di dua kecamatan yakni Rambah dan Rambah Hilir.
Disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rohul sejak Selasa (28/1/2025) petang hingga Rabu dini hari tadi. Kondisi itu, diperparah dengan curah hujan yang terjadi di daerah perbatasan Rohul dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera utara.
Sehingga dari tumpahan air hujan yang deras itu, meluapnya aliran air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian kepermukaan rumah penduduk dan ruas Jalan Tuanku Tambusai dan ruas jalan provinsi di Dusun Kumu, Kecamatan Rambah Hilir.
Boy menjelaskan, banjir yang terparah merendam rumah penduduk di Kecamatan Rambah dengan ketinggian air mencapai 1 meter lebih di Desa Babussalam. Warga yang rumahnya terendam banjir, dievakuasi oleh Personil BPBD Rohul. ''Banjir dari luapan air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian merendam 7 desa dan kelurahan di dua kecamatan yakni Rambah dan Rambah Hilir sejak Rabu (29/1/2025) dini hari hingga petang genangan air sudah mulai berangsur surut,'' ujarnya.
Diakuinya, BPBD Rohul telah mendirikan posko banjir sekaligus dapat difungsikan sebagai tenda untuk warga mengungsi dengan lokasi di Puja Sera Water Front City Pasirpengaraian yang berdekatan dengan Jembatan Batang Lubuh. ''Kami dari BPBD Rohul telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan baku sembako untuk kebutuhan dapur umum masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan yang terdampak bencana banjir, dalam rangka membantu meringan beban masyarakat yang tidak bisa beraktifitas saat bencana banjir terjadi,'' tuturnya.
Boy mengatakan, pihaknya bersama anggota BPBD Rohul yang berada dilapangan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa atau perangkat desa setempat serta memantau kondisi banjir secara berkala. ''Anggota BPBD Rohul masih siaga di lapangan sampai di pastikan kondisi banjir mulai aman dan terkendali,'' tutupnya. (epp)
Editor : M. Erizal