Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pengendara Rela Antre di SPBU, Kelangkaan BBM Pertalite dan Solar di Rohul Dikeluhkan

Engki Prima Putra • Rabu, 12 Februari 2025 | 21:40 WIB
Kendaraan bermotor terjadi antrian panjang mengisi BBM Solar dan Pertalite di SPBU yang beroperasi di Jalan Lingkar Pasirpengaraian, Rabu (12/2/2025) petang.
Kendaraan bermotor terjadi antrian panjang mengisi BBM Solar dan Pertalite di SPBU yang beroperasi di Jalan Lingkar Pasirpengaraian, Rabu (12/2/2025) petang.

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Masyarakat pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Bio Solar di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengeluhkan untuk mendapatkan BBM Subsidi untuk kebutuhan kendaraan bermotor.

Pasalnya, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Rohul sering mengalami kehabisan stok BBM pertalite dan Bio Solar

Terpantau dalam sepekan telah terjadi antrian panjang kendaraan roda empat, roda enam atau lebih demi untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut yang mulai langka.

Salah seorang pengendara kendaraan bermotor Firman kepada Riaupos.co, Rabu (12/2/2025) petang, mengeluhkan antrian panjang kendaraan bermotor untuk mendapatkan Pertalite di SPBU yang beroperasi di Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian.

Disaat lama antrian, katanya, tiba-tiba disaat gilirannya mengisi BBM pertalite.Petugas SPBU menyatakan stok pertalite habis.

''Alasannya, kuota BBM pertalite hanya dijatah 8 ribu liter atau setengah tangki setiap hari oleh pihak PT Pertamina, mau tak mau saya harus membeli BBM Pertamax. Karena lampu indikator minyak mobil saya sudah menyala,'' ujarnya.

Diakuinya, banyak pengendara kendaraan bermotor bergantung pada BBM Pertalite. Karena harganya masih terjangkau.

''Kebijakan pembatasan kuota BBM Pertalite ini, jelas masyarakat semakin susah. Kalau pertalite langka, mau tak mau kami harus beli Pertamax,'' keluhnya merasa rugi.

Keluhan yang sama disampaikan Ujang, salah seorang sopir truk colt diesel yang mengangkut Pasir Batu (sirtu). Kepada Riaupos.co, Rabu (12/2/2025) mengeluh kan terjadinya antrian panjang kendaraan roda empat dan dump truk untuk mendapatkan BBM Bio Solar di 2 SPBU yang beroperasi di Kecamatan Rambah.

''Sekarang susah pak, untuk dapatkan BBM Bio Solar di SPBU yang ada di Pasirpengaraian harus antri. Kalau tidak begitu caranya, maka mobil tak bisa jalan bawa sirtu. Kalau beli Dexlite, mana ada untung kita lagi,'' ujarnya.

Baca Juga: Indonesia ke Piala Dunia, Grand Design FIFA?

Kelangkaan BBM Solar dan Pertalite, tidak hanya terjadi di SPBU di Kecamatan Rambah, tapi infonya kelangkaan BBM juga terjadi di Ujung Batu dan kecamatan di Rohul.

Salah seorang petugas SPBU di Jalan Lingkar Pasirpengaraian bernama Putra saat di wawancarai Riaupos.co, Rabu (12/2/2025) petang membenarkan sejak awal bulan pasokan Pertalite dan Solar ke SPBU mereka memang dibatasi oleh pihak PT Pertamina.

''Biasanya pasokan pertalite dan solar dalam sehari 16 ribu liter, sekarang dijatah 8 ribu liter perhari, baik itu Pertalite maupun Solar. Kondisi itulah yang menyebabkan stok BBM tersebut cepat habis, kadang tidak sampai 5-6 jam stok kosong.Karena banyaknya antrian kendaraan yang mengisi BBM,'' sebutnya.

Pendapat yang sama disampaikan salah seorang petugas pengisi BBM di SPBU Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian yang tidak mau disebutkan mamanya. Kepada Riaupos.co, Rabu (12/2/2025) mengakui, kelangkaan BBM jenis pertalite dan bio solar di SPBU tempatnya bekerja, karena adanya pembatasan pasokan BBM oleh pihak Pertamina.

Diakuinya, pasokan BBM Pertalite dan Solar masing-masing dibatasi hanya 8 ribu liter setiap hari oleh Pertamina.

''Tidak hanya di SPBU di Pasirpengaraian, tapi seluruh SPBU yang beroperasi di Rohul dibatasai pasokan BBM Pertalite dan Solar masing-masing 8 ribu liter. Biasanya 24 ribu liter per hari, sekarang 8 ribu liter pasokan yang diberi pertamina,'' ujarnya. (epp).

Editor : M. Erizal
#antre #rohul #bbm #Bio Solar #pertalite #spbu