PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) --Menjelang pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak, Bupati Rokan Hulu (Rohul) terpilih Anton ST MM mengingatkan kepada para pejabat eselon dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul).
Terkait pelantikan dirinya bersama Wakil Bupati Rohul terpilih H Syafaruddin Poti SH MM yang akan dilaksanakan di Istana Negara, Kamis (20/2/2025), tidak semua pejabat perlu ikut berangkat ke Jakarta untuk menghadiri pelantikannya.
Justru, Anton meminta agar sebagian besar pejabat tetap berada di daerah, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk tetap berjalan maksimal dan pekerjaan rumah (PR) besar yang sudah menunggu harus segera dirumuskan bersama organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Rohul.
Terutama berkaitan dengan efisiensi anggaran belanja perjalanan dinas sebesar 53 persen baik yang terdapat pada perjalanan dinas rutin maupun pada sub kegiatan lainnya. Termasuk mengurangi belanja lainnya sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Tak hanya pemangkasan anggaran belanja, mantan Kadis PUPR Rohul itu meminta kegiatan pihak ketiga yang mengalami tunda bayar Tahun Anggaran 2024 untuk dipriortaskan pembayarannya termasuk gaji tenaga Non ASN, sesuai dengan regulasi yang ada serta program skala prioritas Bupati dan Wakil Bupati Rohul terpilih yang harus dijalankan dalam jangka pendek. Ini sesuai dengan janji politik yang disampaikan disaat kampanye pada Pilkada Serentak 2024.
"Kita imbau agar pejabat tidak semuanya ikut berangkat ke Jakarta. Pemerintahan di Rohul juga harus tetap berjalan seperti biasa. Fokus kita adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal, terutama di masa transisi ini," ujar Bupati Rohul Terpilih Anton kepada Riaupos.co, Senin (17/2/2025) pagi, terkait efisiensi anggaran menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Anton menambahkan, pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih merupakan momen penting, namun baginya kehadiran fisik di Jakarta tidak menjadi prioritas utama bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.
Malah dirinya berharap pejabat yang tidak ikut, tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab di daerah. "Kami meminta seluruh pihak mendukung pelantikan ini berjalan lancar dan mohon doa dari masyarakat Kabupaten Rohul. Setelah kami resmi dilantik, langsung tancap gas dan siap bekerja dalam menjalankan program-program terutama janji Kampanye Anton-Poti harus direalisasikan dalam wujudkan visi misi Kabupaten Rohul lima tahun kedepan," tegasnya.
Setelah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rohul di Istana Negara, Anton mengatakan dirinya bersama kepala daerah lainnya akan menjalani retret atau pembekalan selama sepekan di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025. Sementara Wakil Bupati Syafaruddin Poti SH MM juga akan bergabung mengikuti retret pada 27 Februari 2025 mendatang atau sehari sebelum retret berakhir.
"Selama mengikut retret kepala daerah di Akmi Magelang, Pak Wabup Syafaruddin Poti akan menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Rohul. Kami langsung tancap gas usai pelantikan dengan memastikan pelayanan berjalan lancar dan program prioritas berjalan tahun ini," kata Bupati Terpilih Anton yang telah berdiskusi bersama dan memberikan tugas kepada Wabup Rohul Syafarudin Poti nantinya setelah resmi dilantik.
Editor : Rinaldi