PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Tragedi memilukan terjadi di Dusun Pardomuan, Desa Tingkok, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu (22/2/2025) siang. Seorang remaja perempuan bernama Hafiza Rahmi Saragih (14) meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran arus listrik yang dipasang di pohon kelengkeng milik Sabtu Lubis.
Kejadian tragis yang sempat menghebohkan masyarakat setempat itu, terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi bernama Nurholila Br Hasibuan yang tengah melintas di sekitar lokasi, ia melihat dan menunjuk ke arah korban yang sudah tergeletak di bawah pohon kelengkeng.
Spontan, Nurholila yang saat itu berada di teras rumahnya segera melihat kejadian tersebut dan bergegas memanggil suaminya Sabtu Lubis untuk memberikan pertolongan. Dengan terlihat panik, Sabtu Lubis segera mengangkat korban ke teras rumah dan mencoba memberikan pertolongan pertama dengan menyiramkan air ke tubuh korban.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, berdatangan dan menyarankan agar korban dibawa ke dokter Ateng di Huta Padang, Desa Tingkok, Kecamatan Tambusai. Namun setibanya di tempat praktek dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Informasi yang dirangkum di Polsek Tambusai, korban bernama Hafiza Rahmi Saragih, seorang pelajar berusia 14 tahun yang beralamat Dusun III Pardomuan, Desa Tingkok Kecamatan Tambusai.
Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Tambusai segera bergerak cepat dengan mengerahkan Bhabinkamtibmas Desa Tingkok dan Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian.
Mengingat adanya reaksi masyarakat yang kurang senang dengan adanya insiden di rumah Sabtu Lubis, demi keamanan, polisi membawa Sabtu Lubis ke Polsek Tambusai untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Selain itu, Polsek Tambusai berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Rohul terkait rencana autopsi terhadap korban. Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk dilakukan visum di Puskesmas Tambusai untuk memastikan penyebab kematian.
Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH melalui Kapolsek Tambusai AKP Hendri Berson SH menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut.
"Kami dari pihak kepolisian khususnya Polsek Tambusai, turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas kejadian ini. Kami masih terus melakukan upaya langkah penyelidikan guna memastikan tindakan yang tepat. Keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam menangani situasi ini," ujarnya,
AKP Hendri menambahkan, tragedi ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap lebih waspada terhadap pemasangan aliran listrik di area terbuka yang dapat membahayakan nyawa orang lain.
''Kami imbau seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Tambusai dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini, agar ke depan tidak ada lagi korban serupa,'' tutupnya.(epp)
Editor : Edwar Yaman