Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bupati Lobi Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Redaksi • Jumat, 14 Maret 2025 | 10:47 WIB
Bupati Rohul Anton (tiga kanan) foto bersama dengan Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Ibnu Arsur (tiga kiri) usai pertemuan audiensi di Jakarta.
Bupati Rohul Anton (tiga kanan) foto bersama dengan Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Ibnu Arsur (tiga kiri) usai pertemuan audiensi di Jakarta.

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) - BUPATI Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM melakukan audiensi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Rabu (12/3), dalam rangka membahas langkah percepatan penanganan bencana dan melobi anggaran untuk pemulihan daerah yang terdampak banjir.

Kehadiran Bupati Rohul bersama Plt Kadis PUPR Rohul H Zulfikri ST didampingi Kabid Pengairan Rasqi Rades ST diterima Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Ibnu Arsur di ruang kerjanya.

Mengingat banjir yang terjadi pada awal Maret lalu, akibat meluapnya air sungai besar yang ada di Kabupaten Rohul telah merendam 11 kecamatan. Seperti kerusakan dua unit Jembatan Pisangkolek dan Jembatan Omang di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam serta jalan kabupaten yang rusak akibat banjir.

Bupati Rohul Anton ST MM membenarkan telah melakukan kunjungan audiensi dengan Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Ibnu Arsur. Dalam audiensi tersebut, lanjut mantan Kadis PUPR Rohul itu, membahas langkah apa yang bisa dilakukan dalam memanfaatkan potensi-potensi dukungan kebijakan dan anggaran ataupun program kerja dari BNPB untuk menyikapi rehabilitasi bencana banjir yang rutin terjadi setiap tahun di Kabupaten Rohul.

Termasuk kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah kecamatan yang tergerus arus sungai besar. Anton menjelaskan, upaya jemput bola yang dilakukannya, sebagai langkah strategi ke depan untuk memastikan adanya bantuan dan solusi jangka panjang dalam menangani dampak banjir yang terus terjadi setiap tahun di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rohul.

‘’Kita lakukan gerak cepat, pasca-bencana banjir yang terjadi pada awal Maret lalu, dengan melakukan audiensi ke BNPB untuk melobi anggaran atau dana siap pakai yang dapat dimanfaatkan, baik dana rehabilitasi dan rekonstruksi sebagai langkah konkret mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Rohul ke depannya,’’ ujarnya.

Anton mengaku, kehadirannya disambut baik oleh Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Ibnu Arsur. Dengan meminta pemerintah daerah untuk mengusulkan bantuan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana ke BNPB secepatnya. ‘’Termasuk jalan di ibukota kecamatan yang menjadi kewenangan Kabupaten Rohul yang terdampak banjir telah mengganggu aktivitas dan pendistribusian barang dan jasa. Bahkan sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan, perlu dicarikan solusi penanggulangannya, dengan jemput bola ke BNPB untuk mendapatkan anggaran paskabencana atas kerusakan infrastruktur,’’ tutupnya.(adv)

Editor : Arif Oktafian
#pemulihan #perbaikan jembatan #Akibat Banjir #rehabilitasi #rekontruksi #daerah terdampak banjir #sungai meluap #BNBP