PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) di bawah kepemimpinan Bupati Anton ST MM dan Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan yang terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Riau Tahun 2025-2029, Pemkab Rohul mengusulkan sejumlah program strategis agar masuk dalam rencana pembangunan lima tahunan tersebut.
Usulan program prioritas ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM mewakili Bupati Rohul Anton ST MM saat menghadiri Musrenbang RPJMD yang digelar di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (30/6/2025).
Acara Musrenbang RPJMD Riau ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau H Abdul Wahid dan dihadiri oleh pimpinan DPRD Riau, Forkopimda, para kepala daerah se-Riau, kepala Bappeda, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan. Turut hadir mendampingi Wabup Syafaruddin Poti, Wakil Ketua DPRD Rohul Mohd Aidi SH dan Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi.
Wabup Rohul H Syafaruddin Poti didampingi Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi saat dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (30/6/2025) petang, menyampaikan Pemkab Rohul mendukung penuh visi dan misi pembangunan Provinsi Riau lima tahun ke depan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Riau atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Rohul.
Baca Juga: Wamen Viva Yoga Apresiasi Dukungan DPR dalam Penerbitan Sertipikat Lahan Transmigrasi
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Riau yang telah membantu Bupati Rohul Anton ST MM dalam memfasilitasi pihak penerbangan dan kelancaran pemberangkatan dan kepulangan jamaah calon haji asal Rohul melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian langsung ke Batam maupun kepulangan jamaah haji dari Batam ke Pasirpengaraian. Ini bentuk kepedulian nyata dari Pemprov kepada masyarakat Rohul,” ujar Syafaruddin Poti yang mendapat aplaus dari peserta Musrenbang RPJMD Riau yang hadir.
Tak hanya itu, kata Mantan Wakil Ketua DPRD Riau itu, tahun ini, Pemprov Riau telah mengucurkan anggaran untuk perbaikan kerusakan Jembatan Sungai Rokan di Ujung Batu yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas PUPR Riau.
Syafaruddin Poti menyebutkan, dalam Musrenbang RPJMD Riau, Pemkab Rohul mengusulkan sejumlah proyek strategis, seperti peningkatan konektivitas dan aksesibilitas wilayah melalui pengembangan infrastruktur.
Di antaranya, pembangunan dan peningkatan ruas Jalan Dalu-Dalu-Mahato-Simpang Manggala, serta ruas Jalan Simpang Suram–Bagan 7-Sontang (Rohul).
Selain itu, usulan pembangunan Jembatan Gantung Sei Rokan pada ruas Jalan Lingkar Ujung Batu-Sukadamai yang mangkrak sejak tahun 2018, juga diajukan untuk mendapat prioritas pembangunan oleh Pemprov Riau pada tahun anggaran 2026.
“Dari lima proyek jembatan yang sempat terbengkalai sejak 2018, empat di antaranya telah selesai dibangun oleh Pemprov. Kini tinggal satu lagi, yakni Jembatan Gantung Sei Rokan. Jika ini terealisasi, maka lima jembatan itu akan tuntas semuanya,” ujarnya.
Di hadapan Gubernur Riau dan kepala daerah se Riau yang hadir, Wabup juga menanggapi wacana pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru ke Kabupaten Siak, yang menurutnya hingga kini belum ada kepastian. Ia menyatakan kesiapan Pemkab Rohul jika bandara tersebut dialihkan ke Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.
“Bandara Tuanku Tambusai sangat layak dikembangkan. Kami siap membebaskan lahan untuk pengembangan lanjutan. Sekarang saja bandara kita sudah melayani penerbangan perintis dengan rute Pasirpengaraian-Batam dan Batam-Pasirpengaraian,” katanya.
Tak hanya itu, lanjutnya, Pemkab Rohul meminta dukungan Gubernur Riau dan Pemerintah Pusat untuk pengusulan pembangunan pintu keluar (exit) Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan melalui Kecamatan Pendalian IV Koto, Rohul.
Keberadaan exit tol ini, katanya, dinilai akan mempersingkat waktu jarak tempuh warga Rohul ke Pekanbaru maupun Sumatera Barat serta mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi antar wilayah.
Baca Juga: Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung Dorong Program ASI Ekslusif
Dalam bidang pendidikan, Wabup juga mendorong pendirian SMA Tahfidz di Komplek Islamic Center Pasirpengaraian. Karena pendidikan tingkat SLTA merupakan kewenangan Pemprov Riau, Pemkab berharap dukungan penuh untuk menjadikan SMAN Tahfidz sebagai pilot project di Provinsi Riau.
“Saat ini sudah ada MA Tahfidz yang dikelola Yayasan Islamic Center. Dengan adanya dukungan Pemprov Riau, pengalihan status menjadi SMAN Tahfidz. Maka SMPN Tahfidz yang ada di Kawasan Islamic Center akan memperkuat identitas Rohul sebagai gudang penghafal Al-Qur'an di Riau,” kata Politisi PDI-Perjuangan Riau itu.(epp)
Editor : Edwar Yaman