Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tindak Tegas Pelaku Karhutla, Kapolda Riau: Hutan Bekas Terbakar Tak Boleh Ditanami Sawit

Engki Prima Putra • Jumat, 25 Juli 2025 | 18:00 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan SIK MH MM foto bersama dengan Bupati dan Wabup Rohul  usai menanam pohon secara simbolis di lahan kosong di belakang rumdis Bupati Rohul, Jumat (25/7/2025) siang.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan SIK MH MM foto bersama dengan Bupati dan Wabup Rohul usai menanam pohon secara simbolis di lahan kosong di belakang rumdis Bupati Rohul, Jumat (25/7/2025) siang.

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan SIK MH MM menegaskan kawasan hutan dan lahan yang terbakar tidak boleh dimanfaatkan untuk ditanami pohon sawit.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum dan pencegahan berulangnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang hampir setiap tahun terjadi di Provinsi Riau.

"Dalam rapat bersama Kementerian Kehutanan pagi tadi sebelum saya berangkat ke Rokan Hulu, kami membahas peta baru. Saya akan melaporkannya kepada Pak Kapolri dan Gubernur Riau. Agar peta baru ini mendapatkan kesepakatan bersama, kawasan hutan dan lahan bekas terbakar, tidak boleh lagi ada yang menanam pohon sawit disanar," tegas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjawab wartawan, Jumat (25/7/2025), usai melakukan kunjungan kerja perdana dalam rangka silaturahmi bersama Pemkab Rohul sekaligus penanaman pohon secara simbolis di belakang rumah dinas Bupati Rohul.

Menurutnya, di tengah kabut asap akibat Karhutla yang terjadi di Riau, Polda Riau tetap melakukan kegiatan penghijauan.

Namun dalam penanganan Karhutla di Provinsi Riau khususnya Kabupaten Rohul, tetap dilaksanakan. Ada dua yang dilakukan, langkah pertama Satgas Darat melakukan strategi mitigasi Karhutla.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala BNPB telah turun ke Rohul. Bahkan dirinya Kamis (24/7/2025) bersama Kapolri, Menhut melakukan patroli udara ke wilayah Rohul. Dari pantauan banyak sebaran hotspot yang muncul serta melakukan operasi moditifikasi udara agar mendatangkan hujan.

"Alhamdulilah, tadi malam (Kamis, red) sudah turun hujan di Rohul, kita butuh support dan doa bersama agar situasi tetap terjaga dan Insya Allah kabut asap tidak ada lagi.

Terkait penegakan hukum terhada pelaku Karhutla,, Irjen Herry menyebutkan, komitmen dalam melakukan penegakan hukum secara tegas kepada pelaku yang dengan sengaja membakar amuapun kelaian.

''Sejak Januari hingga Juli 2025, sebanyak 54 tersangka yang terlibat Karhutla telah diamankan Polda Riau khusus di bulan Juli saja, tercatat 26 kasus dengan 36 orang tersangka. Siapa pun yang membakar hutan, langsung kita tindak secara hukum yang adil. Tentu harapan kita ke depan ini tidak terjadi lagi," sambungnya.

Dia mengingatkan ke depan akan ada pengawasan ketat terhadap lahan bekas terbakar, terutama jika terdapat indikasi pemanfaatan oleh petani atau korporasi akan ditindak tegas.

''Dari penangkapan tersangka Karhutla, saat ini belum ada keterlibatan korporasi. Mungkin sekarang dimajukan petani yang tidak tau apa-apa, baru setelah itu dua atau tiga tahun kedepan korporasi yang mengelola,'' jelas Kapolda Riau. (epp)

Editor : M. Erizal
#Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan #lahan terbakar #karhutla rohul #karhutla di riau