PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)-Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau yang jatuh pada tanggal 9 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN), non ASN, tenaga harian lepas (THL), hingga karyawan instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, dan perusahaan swasta untuk mengenakan pakaian adat Melayu lengkap saat bekerja.
Kebijakan ini berlaku mulai 1 hingga 9 Agustus 2025 dan juga diberlakukan bagi siswa dan guru di sekolah-sekolah negeri maupun swasta yang berada di lingkungan Pemkab Rohul. Sesuai Surat Bupati Rohul Nomor 400.14.1.1/SETDA-UM/42.29 tentang Hari Jadi ke 68 Provinsi Riau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025.
“Terhitung mulai Jumat (1/8/2025) kemarin, seluruh ASN, Non ASN dan THL di lingkungan Pemkab Rohul telah menggunakan pakaian Melayu lengkap saat bekerja hingga upacara peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau yang akan digelar di halaman Kantor Bupati,” ujar Bupati Rohul Anton ST MM melalui Kabag Umum Setda Rohul Abdullah SE MSi menjawab Riaupos.co, Ahad (3/8/2025), terkait memeriahkan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau Tahun 2025 di Kabupaten Rohul.
Tidak hanya itu, lanjut Abdullah, Bupati Rohul mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus masjid dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan hingga RT/RW, untuk menggelar doa bersama bagi keselamatan bangsa dan negara pada Jumat (8/8/2025). Bagi umat non-Muslim seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan penganut kepercayaan lainnya diminta untuk menyesuaikan dengan cara ibadah masing-masing.
“Selain mengenakan busana Melayu, kami juga mendorong masyarakat dan instansi untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya di Provinsi Riau khususnya Rohul,'' jelasnya.
Masih dalam semangat kebangsaan, lanjutnya Pemkab Rohul mengimbau dalam memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Mulai 1 hingga 31 Agustus 2025, seluruh kantor pemerintah, swasta, OPD, sekolah, camat, lurah, kepala desa, hingga masyarakat umum diminta mengibarkan bendera Merah Putih dan memasang umbul-umbul, spanduk, poster, dan dekorasi kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
“Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Semangat nasionalisme harus terus dipupuk melalui partisipasi aktif masyarakat dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan,” kata Abdullah.(epp)
Editor : Edwar Yaman