PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) kembali membuktikan komitmennya dalam pemenuhan hak-hak dan tumbuh kembang anak di tingkat nasional.
Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2022, Rohul berhasil mempertahankan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia.
Penghargaan KLA Kategori Madya Tahun 2025 diumumkan pada ajang penganugerahan yang digelar secara virtual oleh Kemen PPPA RI, Jumat (8/8) malam. Tahun ini, sebanyak 355 kabupaten/kota di seluruh Indonesia meraih penghargaan KLA dengan kategori mulai dari tingkatan Pratama, Madya, Nindya, hingga Utama.
Bupati Rohul Anton ST MM melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Rohul, April Liyadi SE MSi, menyebutkan penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Rohul dalam memenuhi hak dan perlindungan khusus anak.
Penilaian dilakukan oleh tim independen melalui verifikasi dan evaluasi terhadap 24 indikator KLA yang mencakup lima klaster substantif Konvensi Hak Anak.
''Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh OPD, instansi, dunia usaha, stakeholder, serta dukungan masyarakat. Terima kasih atas kontribusi semua pihak sehingga Rohul dapat mempertahankan predikat KLA Kategori Madya di tahun 2025,'' ujar April Liyadi saat dikonfirmasi Riaupos.co, Ahad (10/8/2025) petang.
Selain penilaian indikator, menurutnya, ada lima klaster penilaian KLA diantaranya, Satu, hak sipil dan kebebasan. Dua, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Tiga, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Empat, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya. Lima, perlindungan khusus.
April menjelaskan, penghargaan KLA Kategori Madya yang diterima tahun ini merupakan hasil penilaian kinerja Pemkab Rohul pada tahun lalu. Prestasi serupa juga telah diraih pada 2022 dan 2023, sehingga Rohul tercatat mampu mempertahankan predikat KLA kategori Madya ini selama tiga tahun berturut-turut.
Keberhasilan ini, tegasnya, sebagai bukti keseriusan Pemkab Rohul dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Penganugerahan KLA juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
''Kedepan, kita akan memperkuat koordinasi dan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan capaian ini, dengan target meraih KLA Kategori Nindya. Dukungan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Negeri Seribu Suluk,” ujar Sekretaris Dinsos P3A Rohul itu. (epp)
Editor : M. Erizal