PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Kementerian dalam Negeri yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan keuangan elektronik Badan Layanan Umum Daerah (e-BLUD) oleh RSUD Rokan Hulu (Rohul), kini menjadi pilot project di Provinsi Riau. Keberhasilan ini menarik perhatian sejumlah daerah untuk melakukan studi banding.
Sepanjang tahun ini, sudah 4 kabupaten yakni Rokan Hilir, Siak, Kepulauan Meranti. Selasa (2/9) RSUD Kabupaten Kampar datang langsung ke RSUD Rohul untuk melihat penerapan aplikasi SIPD yang terintegrasi dengan pengelolaan keuangan BLUD.
Rombongan RSUD Kampar yang hadir dipimpin Kasi Perbendaharaan Fenti M SE MSi, Kasi Diklat Lora Viona P SKM MKes, Bendahara BLUD Abdul Haris, Bagian Perencanaan Romi Dinata dan Bagian IT M
Ihsan. Kehadiran mereka disambut langsung Direktur RSUD Rohul dr Zuldi Afki SpP, KTU RSUD Rohul Untung Nasution SKM MM bertempat di ruang kerja Direktur RSUD Rohul.
Direktur RSUD Rohul dr Zuldi Afki SpP menjawab Riau Pos, Selasa (2/9) mengatakan, penerapan SIPD e-BLUD bertujuan untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Sistem ini memungkinkan seluruh transaksi keuangan, mulai dari perencanaan anggaran, penerimaan pendapatan, hingga belanja BLUD, terkontrol secara real-time.
’’Dengan aplikasi ini, pendapatan masuk, belanja hingga sisa kas dapat dipantau langsung. Bahkan jika belanja melebihi anggaran, sistem akan otomatis terkunci. Jadi pengelolaan benar-benar disiplin sesuai aturan,’’ jelas Zuldi.(epp)
Editor : Arif Oktafian