Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bupati Rohul Minta Perkuat Sinergisitas dan Program Lintas Sektor

Engki Prima Putra • Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:30 WIB
FOTO BERSAMA: Bupati Rohul Anton ST MM (sembilan kiri) foto bersama dengan sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Rohul usai pengesahan Ranperda RPJMD 2025-2029 di Gedung Paripurna DPRD Rohul, Senin (20/10/2025) malam.
FOTO BERSAMA: Bupati Rohul Anton ST MM (sembilan kiri) foto bersama dengan sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Rohul usai pengesahan Ranperda RPJMD 2025-2029 di Gedung Paripurna DPRD Rohul, Senin (20/10/2025) malam.

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) Upaya Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) dalam menekan angka stunting kembali membuahkan hasil membanggakan. Berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.815/VIII/2025 tentang penetapan hasil penilaian kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2024 di Provinsi Riau. Kabupaten Rohul berhasil menempati peringkat ke-5 dengan total skor 124 poin.

Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Rohul di bawah kepemimpinan Bupati Anton ST MM dan Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM dalam melaksanakan berbagai program strategis penurunan stunting secara terarah, terukur dan berkelanjutan.

Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai hasil ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga kader posyandu dan masyarakat desa.

’’Peringkat ini menjadi bukti nyata bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader pos yandu, dan seluruh elemen masyarakat telah menunjukkan hasil positif. Namun yang lebih penting, kita harus terus berupaya menurunkan angka stunting hingga mencapai target nasional,’’ ujar Bupati, Senin (20/10).

Menurutnya, delapan aksi konvergensi yang menjadi indikator penilaian meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, penyusunan regulasi daerah, pembinaan kader serta pengukuran dan publikasi data stunting. Setiap aksi tersebut menjadi tolok ukur penting dalam menilai komitmen dan efektivitas pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting.

Lebih lanjut, katanya, Pemkab Rohul terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui berbagai langkah nyata, seperti edukasi gizi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan keluarga melalui posyandu aktif serta penguatan sanitasi lingkungan.

‘’Kita akan terus berinovasi dan memperkuat kerja sama lintas sektor agar penurunan angka stunting di Rohul bisa lebih cepat dan berkelanjutan,’’ tutup Bupati.(epp)

 

Editor : Arif Oktafian
#Konvergensi Percepatan #pemerintah kabupaten #angka stunting #rokan hulu #penurunan stunting