PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)- Puncak rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung meriah dan spektakuler. Belasan ribu masyarakat tumpah ruah di Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul, Sabtu (25/10) malam, mengikuti pesta rakyat yang menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan HUT tahun ini.
Kemeriahan kian terasa saat dua bintang tamu nasional, Band Kotak dan artis Minang Rayola, tampil memukau di atas panggung utama. Mereka membawakan sejumlah lagu hits yang membuat penonton ikut bernyanyi dan bergoyang bersama hingga larut malam.
Tidak hanya masyarakat Rohul, pengunjung juga datang dari berbagai daerah tetangga seperti Kampar, Duri, Pekanbaru, Medan dan Sumatera Barat. Warga rela berjalan kaki dari area parkir luar kompleks menuju lokasi acara di halaman Kantor Bupati Rohul, melewati deretan stan kuliner dan produk UMKM yang berjejer di sepanjang jalan utama perkantoran.
Sistem parkir juga dibuat tertib dan ramah pengunjung. Seluruh kendaraan diparkir di luar area perkantoran seperti di Gedung Daerah dan Islamic Center Rohul, sementara pengunjung berjalan kaki menuju lokasi acara sambil menikmati suasana malam dan kuliner khas Rohul.
Ratusan pelaku UMKM dan pedagang lokal ikut meramaikan pesta rakyat tahun ini.
Mereka menempati tenda-tenda yang disediakan gratis oleh pemerintah daerah di sisi kiri dan kanan pintu masuk Kantor Bupati. Beragam sajian kuliner khas Rohul, minuman ringan hingga cendera mata menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang sejak siang hari.
Selain hiburan musik, masyarakat juga dimanjakan dengan nasi tumpeng gratis yang disediakan berkat dukungan sejumlah perusahaan perkebunan di Rohul. Pemerintah daerah tahun ini menciptakan suasana pesta rakyat yang benar-benar bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Ada hiburan, kuliner dan produk lokal dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat Rohul.
Acara dimulai sejak pukul 13.00 WIB dengan penampilan band dan artis lokal. Menjelang tengah malam sekitar pukul 22.50 WIB, suasana semakin semarak ketika Rayola naik ke panggung membawakan 6 buah lagu Minang romantis yang membuat penonton hanyut dalam suasana hangat dan akrab seperti “Hilang Baganti Huruak Batuka”, “Malapeh Hao”, “Sumpah Mainan Bibia”, “Biarkan Denai Sanang” dengan lagu penutup “Simpang Ampek”.
Puncaknya, Band Kotak tampil mengguncang panggung utama dengan energi tinggi. Lagu-lagu andalan seperti “Pesta”, “Rock Never Dies”, “Tendangan Langit”, “Tinggalkan Saja”, “Masih Cinta”, “Haters”, “Lupa Ingatan”, “Mantanku”, “Pelan-Pelan Saja” dan “Beraksi” menjadi klimaks penutup pesta rakyat yang disambut sorakan penonton.
Suasana semakin hangat saat Bupati Rohul Anton ST MM, Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH, Ketua TP PKK dr Yeni Dwi Putri Anton, Ketua GOW Hj Masni Taher Syafaruddin, serta jajaran Forkopimda Rohul turut bernyanyi bersama di atas panggung.
Dalam kesempatan itu, Bupati Anton menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM yang ikut menyukseskan perayaan HUT tahun ini yang luar biasa dan disambut antusias oleh masyarakat. Menurutnya, keterlibatan UMKM menjadi bukti nyata bahwa kebangkitan ekonomi lokal di Rohul terus bergerak positif.
“Kita ingin momentum HUT ke-26 ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan ruang dan dukungan bagi pelaku UMKM dan PKL agar bisa tumbuh dan mandiri,” tegas Bupati Anton.
Orang nomor satu Rohul itu mengatakan, berbagai kegiatan serupa akan terus digelar Pemkab Rohul dalam agenda besar daerah, agar sektor ekonomi rakyat bisa menjadi penopang utama pembangunan daerah. “Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga. Dari rakyat, untuk rakyat, dan kembali ke rakyat. Inilah semangat pembangunan Rokan Hulu yang ingin kita wujudkan bersama,” ujarnya.
Dengan konsep yang mengedepankan partisipasi masyarakat dan pelaku ekonomi lokal, tambah Bupati Anton, pesta rakyat HUT ke-26 Rohul tahun ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkuat rasa kebersamaan dan menumbuhkan ekonomi lokal di Negeri Seribu Suluk.(epp)
Editor : Bayu Saputra