Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lahan Karet yang Telah Ditumbang Seluas 1 Hektare Terbakar di Desa Tanbel Rohul

Engki Prima Putra • Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:05 WIB
Kondisi api dengan cepat menjalar kebun karet yang telah ditumbangkan saat TRC BPBD Rohul melakukan upaya pemadaman lahan terbakar di Desa Tanbel, Kecamatan Rambah, Selasa (28/10/2025).
Kondisi api dengan cepat menjalar kebun karet yang telah ditumbangkan saat TRC BPBD Rohul melakukan upaya pemadaman lahan terbakar di Desa Tanbel, Kecamatan Rambah, Selasa (28/10/2025).

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul bersama aparat kepolisian melakukan pemadaman kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di Desa Tanjung Belit (Tanbel) Kecamatan Rambah, Selasa (28/10/2025) malam.

Kalaksa BPBD Rohul H Ridarmanto melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta SIP menjelaskan, lahan yang terbakar di Desa Tanjung Belit merupakan kebun karet yang sudah ditumbangkan.

Meskipun api berhasil dipadamkan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Lahan yang terbakar diperkirakan seluas satu hektare, di areal pohon karet yang sudah ditebang. Untuk penyebabnya belum bisa kita pastikan, karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian yang juga ikut di lapangan,” jelas Boy Arta saat dikonfirmasi Riaupos.co, Rabu (29/10/2025) terkait lahan karet yang terbakar di Desa Tanbel, Kecamatan Rambah.

Menurutnya, posisi lahan yang terbakar tidak berada di tepi jalan utama, sehingga kecil kemungkinan api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara atau masyarakat yang sedang melintas.

“Lokasi tidak langsung di pinggir jalan provinsi, tapi agak masuk ke dalam. Jadi kalau ada dugaan dari puntung rokok, sepertinya kecil kemungkinannya,” jelasnya.

Boy mengaku, dalam beberapa hari terakhir, cuaca panas ekstrem dan kering memang melanda wilayah Kabupaten Rohul. Kondisi tersebut membuat potensi terjadinya rawan terjadinya kebakaran, terutama di lahan-lahan yang sudah dibersihkan atau ditumbangkan sebelumnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di sekitar area perkebunan dan hutan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan untuk membuka kebun, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Dalam kondisi cuaca panas seperti ini, api mudah sekali menjalar,” tegasnya.

Boy menambahkan BPBD Rohul tetap siaga begitu ada laporan masyarakat terkait lahan terbakar yang masih bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat, tim langsung turun melakukan pemadaman awal agar tidak meluas. (epp)

Editor : M. Erizal
#kebakaran lahan #kebun karet #karhutla rohul