PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) terus bergerak cepat menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan dan perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Rohul kini tengah menyiapkan 145 titik hibah lahan yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan pada 16 kecamatan se Rohul.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat basis ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi dan rantai pasok pangan nasional.
Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM menjelaskan, Pemkab bersama pemerintah desa sedang memfinalisasi penetapan titik lokasi, data koordinat dan alas hak lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan gerai KDMP.
“Targetnya, hingga 15 November seluruh desa dan kelurahan sudah mengirimkan data lengkap ke pemerintah daerah dan kementerian terkait,” jelas Syafaruddin Poti saat memimpin rapat koordinasi percepatan kesiapan hibah lahan pembangunan gerai KDMP, Rabu (12/11), di ruang rapat Kantor Bupati Rohul.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekda Muhammad Zaki SSTP MSi, Asisten II Setda Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi serta sejumlah kepala OPD Rohul terkait.
Dalam pada itu, Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi menjelakan, lahan yang disiapkan untuk pembangunan setiap gerai KDMP idealnya seluas 1.000 meter persegi. Namun, bagi desa atau kelurahan yang memiliki keterbatasan lahan, luas tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Hingga Rabu (12/11/2025), berdasarkan data portal Kementerian Koperasi dan UKM, sebanyak 81 desa telah melaporkan kesiapan lahan, dengan 48 desa di antaranya sudah melengkapi unggahan data dan dokumen legalitas.
Selain itu, melalui portal PT Agrinas Pangan Nusantara, 34 desa lainnya juga telah melaporkan progres penyiapan lokasi hibah.
“Sesuai arahan pak Wabup, besok (13/11/2025), Kami akan undang seluruh camat dan kepala desa yang belum menyampaikan data dan titik koordinat hibah lahan aset daerah maupun desa serta provinsi. Jika ada kendala, dapat diselesaikan bersama. Targetnya, Jumat (14/11/2025), semua data sudah tuntas dan terunggah,” tegasnya.
Disinggung kapan dimulainya pembangunan fisik KDMP di Rohul, Zaki mengatakan, Untuk tahap awal, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana proyek pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP.
Tahap pertama, Kabupaten Rohul akan dimulai pada tujuh titik lokasi KDMP yang dinyatakan memenuhi seluruh syarat kesiapan lahan legalitas, dan rekomendasi teknis dari pemerintah daerah.
''Jika semua sudah clean and clear menjelang akhir tahun, pembangunan fisik akan dimulai Januari dan ditargetkan rampung pada Maret 2026, sesuai arahan Presiden,” sebutnya
Kendati demikian, lanjut Zaki, terdapat beberapa kendala di lapangan, terutama pada lahan milik BUMN seperti PTPN IV, PLN dan SPR Langgak dan BUMD lainnya.
"Ini yang sedang kami koordinasikan dengan Satgas Nasional karena statusnya berada di bawah kewenangan BUMN. Pemkab terus berupaya mencari solusi agar tidak menghambat target nasional,” kata mantan Kepala Bappeda Rohul itu.
Program KDMP sendiri diarahkan menjadi pusat penguatan ekonomi rakyat di tingkat desa. Selain berfungsi sebagai gerai dan gudang distribusi produk lokal, setiap unit akan dilengkapi dengan kantor koperasi, area parkir, gudang logistik hingga klinik pelayanan masyarakat.
Zaki menegaskan, Pemkab Rohul memberikan dukungan penuh terhadap program strategis nasional ini. “KDMP bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah konkret memperkuat ekonomi rakyat dari desa. Ini bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” tutup mantan Asisten 1 Setda Rohul itu. (epp)
Editor : M. Erizal