Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Aksi Balap Liar Picu Kecelakaan, Pengguna Jalan dan Warga Pasirpengaraian Resah

Engki Prima Putra • Rabu, 21 Januari 2026 | 23:55 WIB
Kerumunan warga dan pengendara yang melintas menyaksikan seorang balap liar mengalami laka tunggal di Ruas Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, Sabtu (17/1/2026).
Kerumunan warga dan pengendara yang melintas menyaksikan seorang balap liar mengalami laka tunggal di Ruas Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, Sabtu (17/1/2026).

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Aksi balap liar yang marak terjadi setiap Sabtu malam di Pasirpengaraian tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga telah memicu kecelakaan lalu lintas.

Sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian yang dikenal padat dan ramai aktivitas, kerap dijadikan arena balap liar hingga dini hari.

Berdasarkan keterangan warga, aktivitas balap liar tersebut biasanya mulai berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB.

Suara knalpot bising dan laju kendaraan dengan kecepatan tinggi kerap mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat, terutama di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai serta membahayakan pengguna jalan lainnya.

Selain menimbulkan kebisingan, aksi balap liar itu juga kerap menjadi tontonan warga sehingga memicu kerumunan dan semakin meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan umum.

Hal tersebut terbukti pada Sabtu (17/1/2026) malam lalu, aksi balap liar di ruas Jalan Tuanku Tambusai berujung kecelakaan tunggal. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan Kantor Cabang Bank Riau Kepri Syariah Pasirpengaraian.

Seorang pembalap dilaporkan terjatuh setelah kehilangan kendali saat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menambah kekhawatiran masyarakat.

Warga menilai, jika aktivitas balap liar terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan menimbulkan kecelakaan yang lebih fatal dan melibatkan pengguna jalan lain.

“Setiap Sabtu malam ruas Jalan Tuanku Tambusai selalu ramai. Suara knalpot bising, motor lalu lalang dengan kecepatan tinggi. Sangat mengganggu, apalagi kami berjualan siangnya, malam butuh istirahat yang tenag,” ujar Firdaus, warga Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, yang tinggal di tepi ruas Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, kepada Riau Pos, Rabu (21/1/2026).

Dia mengatakan, selain mengganggu kenyamanan warga, aksi balap liar juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibukota Kabupaten Rohul. Sebab, jika tidak segera ditertibkan, dikhawatirkan dapat menimbulkan korban jiwa di kemudian hari.

Atas keresahan adanya aksi balap liar tersebut, pengguna jalan dan masyarakat Desa Pematang Berangan dan sekitarnya, berharap adanya penertiban yang lebih intensif di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar, seperti Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga serta pengguna jalan.

“Kami hanya ingin jalan umum digunakan sebagaimana mestinya, bukan untuk balapan. Jangan sampai sudah ada korban baru ditindak,” tutupnya. (epp)

Editor : M. Erizal
#aksi balap liar #polres rohul #pasirpengaraian