PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Tanpa membangun gedung baru di tengah keterbatasan anggaran, Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM memilih langkah strategis dengan mengoptimalkan dua bangunan gedung yang terbengkalai dimamfaatkan menjadi layanan publik.
Kebijakan mantan Kadis PUPR Rohul ini akan diwujudkan tahun ini, melalui pemanfaatan Gedung Daerah Rohul yang telah belasan tahun tidak difungsikan serta Gedung Asesmen Centre di belakang Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul yang sejak dibangun belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurut orang nomor satu Rohul itu, Gedung Daerah Rohul yang selama ini menjadi ikon kabupaten mendapat prioritas utama untuk direvitalisasi. Bangunan tersebut sebelumnya terbengkalai akibat kerusakan atap, plafon yang rusak hingga minimnya anggaran pemeliharaan.
Baca Juga: Ikhtiar Pemkab Rohul Bangkitkan Pasar Modern Pasirpengaraian, Sembelih Sapi hingga Doa Bersama
Tahun 2026, Pemkab Rohul merencanakan revitalisasi gedung tersebut untuk dialihfungsikan menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Rohul. "Sejak saya dilantik bersama Wabup H Syafaruddin Poti, kebijakan efisiensi diawal menjalankan roda pemerintahan tidak membuat kita surut, tapi itu menjadi tantangan dan semangat untuk terus berjuang mencari anggaran dalam membangun daerah dan meningkatkan pelayanan publik," ungkap Bupati Anton menjawab Riaupos.co, Senin (20/4/2026), terkait optimisnya dalam membangun daerah di tengah keterbatasan anggaran.
Diakuinya, secara bertahap melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mendata seluruh aset-aset daerah yang terbengkalai bisa difungsikan dan bermamfaat untuk pelayanan kepada masyarakat.
"Kita optimalkan aset-aset yang tidak termanfaatkan selama ini, agar bisa kembali digunakan untuk pelayanan publik. Tahun ini, Gedung Daerah Rohul menjadi prioritas direvitalisasi, sekarang sedang mengupayakan pembiayaan perbaikannya melalui pinjaman ke PT SMI yang saat ini masih dalam proses pengajuan," tegasnya.
Baca Juga: Pembangunan Tetap Mengacu Visi Misi Anton-Poti
Tak hanya bangun gedung daerah yang disulap menjadi MPP Rohul, lanjutnya, Pemkab Rohul juga menggesa pemanfaatan Gedung Asesmen Centre yang berada di belakang Kantor BKPP Rohul. Meski telah berdiri lebih dari satu dekade, bangunan tersebut belum pernah digunakan secara maksimal.
Kini, gedung tersebut akan dialihfungsikan menjadi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rohul. Bahkan, dirinya telah menginstruksikan agar instansi tersebut segera menempati gedung tersebut meskipun masih terdapat sejumlah kerusakan.
"Kita minta Kantor Badan Kesbangpol segera pindah dari kantor lama di Perumahan Pemda ke Gedung Asesmen Centre. Yang penting difungsikan dulu, sambil kita lakukan pembenahan secara bertahap," tegasnya.
Baca Juga: Hukuman Disiplin dan Pecat Menunggu, Rutan Rengat Gelar Apel Ikrar Bebas Handphone serta Narkoba
Bupati Anton mengakui kondisi gedung masih memerlukan perbaikan, terutama pada bagian atap dan plafon yang mengalami kebocoran. Namun, pemerintah daerah memastikan perbaikan akan dianggarkan melalui RAPBD Perubahan Rohul Tahun 2026.
"Insya Allah, perbaikan atap dan plafon akan kita anggarkan di APBD Perubahan. Ini bagian dari komitmen kita agar seluruh aset daerah dioptimalkan, tampa membangun kantor atau gedung baru, bisa memberikan manfaat nyata untuk pelayanan masyarakat," sebutnya.
Bupati Anton mengatakan, langkah optimalisasi aset ini, dinilai sebagai strategi efisiensi yang tepat di tengah keterbatasan fiskal daerah. Selain menghemat anggaran pembangunan baru, kebijakan ini juga mempercepat penyediaan fasilitas layanan publik yang lebih representatif untuk masyarakat Rohul.
Baca Juga: Status Dialihkan ke Daerah, Guru Bantu Kampar Belum Terima Gaji 4 Bulan
"Kita berharap dengan pemanfaatan kembali gedung-gedung lama terbengkalai udah belasan tahun. Kedepan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat, sekaligus mendorong pengelolaan aset daerah yang lebih efektif, efisien dan berkelanjutan," tutupnya.
Editor : Rinaldi