Rohul Jadi Terbaik I di Riau Soal Kinerja Realisasi Transfer Daerah 2025, Ini Kata Bupati Anton

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Kamis, 7 Mei 2026 | 22:58 WIB
Pj Sekda Rohul H Yusmar MSi didampingi Plt Kepala BPKAD Abdurrochim terima penghargaan dari Kakanwib DJPB Riau Kanwil DJPb Riau Adnan Wimbyarto dalam acara Treasury Award atas Kinerja Tahun 2025 dan Stakeholders Day 2026 di Aula Kantor Kanwil DJPb Riau, Kamis (7/5/2026). (Prokopim Setda Rohul untuk Riaupos.co)
Pj Sekda Rohul H Yusmar MSi didampingi Plt Kepala BPKAD Abdurrochim terima penghargaan dari Kakanwib DJPB Riau Kanwil DJPb Riau Adnan Wimbyarto dalam acara Treasury Award atas Kinerja Tahun 2025 dan Stakeholders Day 2026 di Aula Kantor Kanwil DJPb Riau, Kamis (7/5/2026). (Prokopim Setda Rohul untuk Riaupos.co)

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) justru berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau.

Di bawah kepemimpinan Bupati Anton ST MM bersama Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM, Pemerintah Kabupaten Rohul sukses meraih penghargaan Terbaik I di Provinsi Riau, Atas Kinerja Realisasi Transfer ke Daerah Tahun 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau.

Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemkab Rohul dalam mengelola keuangan daerah secara tepat waktu, tepat sasaran dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Sisa Utang Rp68 Miliar, Pemkab Meranti Kejar Pelunasan Tunda Bayar

Penghargaan dengan indikator pengelolaan keuangan daerah terbaik di Provinsi Riau itu diserahkan langsung Kepala Kanwil DJPb Riau Adnan Wimbyarto didampingi Kepala KPPN Pekanbaru Tri Widiyono kepada Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar MSi bersama Plt Kepala BPKAD Rohul Abdurrochim SE MSi dalam acara Treasury Award atas Kinerja Tahun 2025 dan Stakeholders Day 2026 yang digelar di Aula Lancang Kuning Kanwil DJPb Riau, Kamis (7/5/2026).

Bupati Rohul Anton ST MM saat dikonfirmasi Kamis (7/5/2026) petang, mengaku bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih oleh pemerintah daerah melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Rohul tersebut.

Menurut Anton, penghargaan itu diraih berdasarkan sejumlah indikator penilaian yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan anggaran yang dilakukan secara disiplin sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga: BPBD Kampar Imbau Warga Siaga Perubahan Cuaca

“Penghargaan Rohul terbaik pertama atas Kinerja Realisasi Transfer ke Daerah ini dinilai dari bagaimana daerah melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan sesuai jadwal triwulan maupun semester yang telah ditentukan Pusat” ujar mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Bupati Anton menegaskan, meski saat ini pemerintah daerah dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dan berlaku secara nasional, Pemkab Rohul tetap berkomitmen memastikan setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan program prioritas yang kita laksanakan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Ini menjadi komitmen Pemkab Rohul kedepan,” katanya.

Baca Juga: Todongkan Senpi ke Kasir Gerai ATM Mini di Mandau Bengkalis, Pelaku Bawa Kabur Uang Tunai Rp 5 Juta

Orang nomor satu Rohul itu memberikan apresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul yang selama ini disiplin dalam pengelolaan anggaran daerah.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Rohul. Namun jangan sampai membuat kita terlena. Justru ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah ke depan,” tegasnya.

Ia tidak menampik, penghargaan tersebut menunjukkan tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Rohul sudah berjalan sesuai aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Wako Agung Bahas Strategi Optimalisasi APBD Kota Pekanbaru Bersama Kepala OPD

Sementara itu, Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar MSi saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026), menyebutkan penghargaan yang diraih Pemkab Rohul melalui BPKAD tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim pengelola keuangan daerah.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah. Selama ini pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara hati-hati dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar mantan Kepala Bappeda Rohul itu.

Yusmar berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Sekda Riau Diperiksa Soal Pergeseran Anggaran hingga Pengangkatan Tim Ahli Gubernur

Kepala Kanwil DJPb Riau Adnan Wimbyarto mengatakan penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan penggunaan uang negara.

“Hari ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi bagaimana setiap rupiah uang negara dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Adnan menambahkan, di tengah perubahan global yang sangat cepat, pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dalam pengelolaan anggaran. “Efisiensi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. APBN bukan sekadar dokumen, tetapi alat perjuangan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Riau Tunjukkan Kinerja Positif 

Ia mengatakan,  pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah agar lebih transparan dan profesional. “Di Riau ada sekitar Rp22 triliun dana digelontorkan, namun yang beredar di daerah hanya sekitar Rp7 triliun. Salah satu jawabannya adalah melalui percepatan digitalisasi,” jelas Adnan menyebutkan salah satu jargon Kanwil DJPb Riau adalah “APBN Hadir, Ekonomi Kuat”

Sementara itu, Kepala KPPN Pekanbaru Tri Widiyono dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan keuangan negara.

“Terima kasih kepada seluruh penerima penghargaan yang tetap mampu mengoptimalkan kinerja keuangan di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” ujarnya.

Baca Juga: Disdik Riau Dorong Percepatan Persiapan Beasiswa SDM Sawit 2026

Tri mengingatkan pemerintah daerah agar segera merealisasikan belanja modal pada semester pertama tahun ini.

“Daerah yang belum menggunakan belanja modal hingga semester pertama, anggarannya berpotensi ditarik dan digunakan untuk program strategis nasional lainnya. Karena itu, daerah diminta segera melakukan proses pelaksanaan anggaran,” tegasnya. (epp) 

Editor : M. Erizal
Realisasi Transfer rohul djpb riau