Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tragis! Seorang Ibu di Rohul Tega Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Warga Tak Berani Menolong

Engki Prima Putra • Kamis, 14 Mei 2026 | 20:23 WIB
Petugas RSUD dan Damkar Rohul bersama penyidik berupaya melepaskan cincin jari manis tangan kanan pelaku DRE saat di IGD RSUD Rohul. Kamis (14/5/2026). (Tangkapan layar video Damkar Rohul)
Petugas RSUD dan Damkar Rohul bersama penyidik berupaya melepaskan cincin jari manis tangan kanan pelaku DRE saat di IGD RSUD Rohul. Kamis (14/5/2026). (Tangkapan layar video Damkar Rohul)

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Warga Dusun Kelampaian, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), digegerkan dengan kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang anak perempuan berusia 11 tahun meninggal dunia, Rabu (13/5/2026) malam.

Korban diketahui bernama Almira Azzahra (11), warga RT 001 RW 01 Dusun Kelampaian, Desa Muara Dilam. Mirisnya, korban diduga dianiaya oleh pelaku berinisial DRE (41) yang merupakan ibu kandungnya sendiri yang disebut warga diduga mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Peristiwa tragis tersebut sontak menghebohkan warga sekitar, terlebih lagi korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa karena gagal napas.

Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Bersama Kesbangpol, Terkait Pelayanan SKT Partai Politik

Selain mengalami luka memar di bagian leher dan kepala, di dalam mulut korban adanya penyumbatan saluran pernapasan. Akibat adanya benda berupa gumpalan rambut, ikat karet rambut dan kertas ke dalam mulut korban.

Benda asing tersebut diketahui, Kamis (14/5/2026) pagi, saat penyidik Polsek Kunto Darussalam melakukan visum terhadap jenazah korban Almira Azzahra (11) di RSUD Rokan Hulu. 

Pelaku DRE yang berhasil diamankan pada malam itu oleh penyidik juga dibawa ke RSUD Rohul. Dengan tujuan untuk melepaskan cincin logam berwarna putih di jari manis tangan kanan pelaku yang sudah membengkak dengan dibantu oleh petugas Damkar Rohul. 

Baca Juga: Buka Piala Dunia Anak Regional Riau, Wako Agung Nugroho Pastikan Dukung hingga Tingkat Nasional 

Berdasarkan informasi dan keterangan saksi yang dihimpun Riaupos.co, Kamis (14/5/2026), peristiwa meninggalnya korban anak di bawah umur Almira Azzahra (11), bermula Rabu (13/5/2026) siang, saksi melihat pelaku DRE sedang melakukan pengobatan spiritual terhadap korban di dalam rumah

Namun petangnya, sekitar pukul 15.00 WIB, situasi mulai berubah. Tetangga melihat pelaku mulai melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan tangan kosong. Ketika mencoba mengingatkan, pelaku justru memukul korban dan saksi menggunakan asbak rokok yang terbuat dari kaleng.

Selang beberapa jam, sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku kembali melakukan ritual pengobatan dan menyebut korban anak kandungnya mengalami kerasukan. Anehnya dalam mengobati anaknya, pelaku memasukkan sejumlah benda seperti rambut, ikat rambut dan potongan kertas ke dalam mulut korban.

Baca Juga: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20 Persen

Melihat kondisi korban semakin memprihatinkan,  warga sekitar bersama ayah sambung korban mencoba memisahkan pelaku Drew dari korban. 

''Kami sudah berupaya untuk memisahkan pelaku dengan korban, tapi tidak sanggup menahan dengan kekuatan tenaga pelaku yang menganiaya anaknya,'' ujar keterangan sejumlah saksi.

Namun usai salat Magrib, korban sempat berteriak meminta tolong merintih kesakitan.

Baca Juga: IRT Ditemukan Tewas di Sumur di Bagansiapiapi, Polisi Lakukan Penyelidikan

''Warga sekitar mendengar jeritan korban meminta tolong, satupun tidak ada yang merespon. Mendengar suara tangisan dan teriakan korban, namun tidak berani keluar rumah karena takut dengan pelaku yang mengalami kerasukan,'' jelas Saksi berinisial ST.

Selang beberapa menit, katanya, warga bersama-sama akhirnya memberanikan diri membuka pintu rumah dan langsung mengamankan pelaku serta korban. Melihat kondisi korban kritis, warga segera menghubungi bidan terdekat untuk memberikan pertolongan. 

Namun karena akses menuju lokasi cukup sulit, petugas kesehatan membutuhkan waktu untuk tiba di tempat kejadian. Saat tiba di lokasi, korban telah dinyatakan meninggal dunia. Ditemukan luka memar di beberapa bagian kepala korban serta sesuatu benda di dalam mulut korban yang diduga menyumbat saluran pernapasan. 

Baca Juga: Bocah 13 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Kampar, Tim BPBD Masih Lakukan Pencarian

Mendapat laporan warga, personel Polsek Kunto Darussalam bersama Unit Reskrim menuju lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan pelaku DRE.
 
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Yohanes Tindoan SH saat dikonfirmasi Riaupos.co, Kamis (14/5/2026) malam membenarkan terjadinya peristiwa penganiayaan berat yang menyebabkan seorang anak bawah umur Almira Azzahra (11) meninggal dunia di Dusun Kelampaian Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darussalam.

Pihak kepolisian telah menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dikebumikan, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga: Tutup Dua Hari, Pelayanan Samsat Buka Kembali 16 Mei

''Saat ini, pelaku penganiayan berinisial DRE (41) yang merupakan ibu kandung korban telah ditahan oleh penyidik untuk diproses hukum lebih lanjut,'' ujar mantan Kapolsek Rokan IV Koto itu. (epp)  

Editor : M. Erizal
#ibu aniaya anak kandung hingga tewas #rohul #penganiayaan berat