Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadapi Era Disrupsi Digital, Wakapolda Riau Sampaikan Penegasan Ini kepada Jajaran Polres Rohul

Engki Prima Putra • Rabu, 20 Mei 2026 | 23:55 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi foto bersama usai memberikan pengarahan kepada PJU, Kapolsek dan personel Polres Rohul bertempat di aula Polres Rohul, Rabu (20/5/2026). (Humas Polres Rohul untuk Riaupos.co)
Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi foto bersama usai memberikan pengarahan kepada PJU, Kapolsek dan personel Polres Rohul bertempat di aula Polres Rohul, Rabu (20/5/2026). (Humas Polres Rohul untuk Riaupos.co)

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi SIK MH memberikan pengarahan khusus kepada seluruh pejabat utama, para kapolsek serta personel Polres Rokan Hulu (Rohul) dan jajaran di Aula Polres Rohul, Rabu (20/5/2026) siang.

Kehadiran Wakapolda di Kabupaten Rokan Hulu tersebut, dalam rangka kunjungan kerja sekaligus mengikuti kegiatan penanaman jagung pipil di Kecamatan Rambah Samo bersama jajaran pemerintah daerah dan kepolisian.

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan jajaran Polri harus mampu beradaptasi menghadapi era disrupsi digital yang berkembang sangat cepat dan membawa berbagai tantangan baru di tengah masyarakat.

Baca Juga: Respons  Cepat Laporan Masyarakat, Pemkab Inhu Tutup Usaha Kandang Ayam, Ini Penyebabnya

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini tidak hanya memberikan dampak positif, namun juga memunculkan ancaman serius seperti penyebaran hoaks, fenomena post-truth hingga perang kognitif di ruang digital yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri tidak boleh lengah. Seluruh personel harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan era digital,” tegas Brigjen Hengki Haryadi.

Ia mengingatkan bahwa ancaman radikalisme, intoleransi, kejahatan siber, peredaran narkotika, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) menjadi persoalan nyata yang membutuhkan kewaspadaan dan langkah penanganan yang cepat serta terukur.

 Baca Juga: Festival Kue Talam Durian Satu Kilometer Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Untuk itu, Wakapolda menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui penguatan literasi digital, patroli siber, moderasi beragama serta pembinaan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dilakukan aparat kepolisian semata, melainkan harus melibatkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dunia pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, Brigjen Hengki menyoroti pentingnya penerapan strategi community policing dan problem-oriented policing dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 Baca Juga: Turun ke Desa Logas Hilir, Komisi II DPRD Kuansing Ingatkan PT PCS Jaga Lingkungan dan Aturan

Ia meminta seluruh jajaran Polres Rohul mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat, mendeteksi potensi konflik sejak dini serta menyelesaikan berbagai persoalan secara efektif dan humanis.

“Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan warga dan mampu menjadi solusi terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas,” tegas Brigjen Hengki.(epp)

 

Editor : Edwar Yaman
#Era Disrupsi Digital #polres rohul #wakapolda riau