PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 membawa berkah besar bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Tak hanya menjadi momen meningkatkan nilai ibadah dan kepedulian sosial, penyembelihan hewan kurban tahun ini diperkirakan mampu menggerakkan perputaran uang hingga Rp100 miliar di 145 desa dan kelurahan tersebar 16 Kecamatan se Rohul.
Besarnya perputaran ekonomi di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk tersebut, dipicu meningkatnya jumlah hewan kurban yang disembelih dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, Rabu (27/5/2026), total hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Iduladha tahun ini mencapai 5.122 ekor.
Jumlah tersebut terdiri dari 4.537 ekor sapi, 71 ekor kerbau, 512 ekor kambing dan 2 ekor domba. Angka itu meningkat dibanding Iduladha 1446 H tahun 2025 lalu yang tercatat sebanyak 4.745 ekor hewan kurban.
Bupati Rohul Anton mengatakan, tingginya antusias masyarakat dalam semangat berkurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H, menjadi indikator positif bergeraknya perekonomian masyarakat Rohul di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Baca Juga: Momen Iduladha, Jasa Pemotongan Hewan Kurban Terima Banyak Pesanan
“Kalau kita hitung kisaran harga sapi kurban antara Rp17 juta sampai Rp20 juta per ekor, ditambah banyaknya sapi, kerbau asal Rohul yang dibeli masyarakat luar daerah, maka perputaran uang selama momen Iduladha tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar,” ungkap Bupati Anton didampingi Pj Sekda Rohul H Yusmar menjawab wartawan, Rabu (27/5/2026), usai menyerahkan satu ekor sapi kurban miliknya kepada pengurus Masjid Agung Islamic Centre (MAIC) Rohul.
Turut hadir Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri beserta keluar, Kakan Kemenag Rohul H Zulkifli Syarif, Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pengurus MAIC dan panitia kurban MAIC Rohul
Menurut Anton, dampak ekonomi dari momentum Iduladha tidak hanya dirasakan para peternak lokal, tetapi juga turut menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat lainnya. Mulai dari pedagang bumbu masakan, penjual perlengkapan kurban, jasa transportasi hingga pelaku UMKM yang mengalami peningkatan pendapatan selama musim kurban.
Baca Juga: Helikopter BNPB Diterjunkan Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Ranah Singkuang Kampar
“Ibadah kurban bukan hanya meningkatkan nilai spiritual dan kepedulian sosial masyarakat, tetapi juga berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Rohul,” katanya.
Anton menilai, momentum Iduladha menjadi peluang besar bagi masyarakat yang mampu membaca potensi usaha. Banyak peternak dan pelaku UMKM memanfaatkan tingginya kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan penghasilan keluarga.
“Ini bukan sekadar menjalankan tuntunan agama, tetapi juga menjadi peluang mendongkrak ekonomi pribadi, keluarga hingga masyarakat Rohul secara luas,” tambah mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Baca Juga: Sapi Kurban Presiden RI Disembelih di Masjid Ar-Rahmah Desa Banglas, Panitia Siapkan 700 Kupon
Meski situasi ekonomi global dan nasional masih memberikan tekanan bagi sebagian masyarakat, Anton mengaku bersyukur karena semangat masyarakat Rohul untuk melaksanakan ibadah kurban tetap tinggi.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam ibadah kurban menjadi bukti kuatnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong masyarakat Rohul yang masih terjaga dengan baik.
“Ini menjadi angin segar dan pertanda masyarakat Rohul memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Tinggal bagaimana semangat ini terus kita tumbuhkan dan perkuat kedepannya untuk mendukung pembangunan Rohul sesuai motto kami Bersama Membangun Negeri,” ungkap Bupati Anton. (epp)
Editor : M. Erizal