Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

IRT Tewas Ditikam di Rohul, Suami Menghilang

Engki Prima Putra • Rabu, 17 Juni 2026 | 10:11 WIB
Tim Inapis Polres Rohul melakukan olah TKP di rumah korban yang diduga tewas dibunuh di Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/6/2026). (Humas Polres Rohul untuk Riau Pos)
Tim Inapis Polres Rohul melakukan olah TKP di rumah korban yang diduga tewas dibunuh di Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/6/2026). (Humas Polres Rohul untuk Riau Pos)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Tragedi berdarah menggemparkan warga Dusun II Simpang Baru, Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (16/6) pagi. Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) bernama Inur (49) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya dengan dua luka tusuk di leher.

Korban diketahui baru sekitar lima bulan menjalani kehidupan rumah tangga bersama suaminya. Kematian perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut itu menyisakan tanda tanya warga sekitar. Pasalnya, saat korban ditemukan, suaminya yang berinisial JH (40) tidak berada di rumah. Selain itu, satu unit sepeda motor milik korban juga dilaporkan hilang.

Korban Inur diketahui bera­sal dari Mapun Jurong, Nagari Sundata Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Saat ditemukan, korban mengenakan daster merah dan terbaring tak bernyawa di atas tempat tidur rumahnya. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir, korban disebut sempat mengeluhkan persoalan rumah tangga kepada orang-orang terdekatnya. 

Baca Juga: DPRD Rohul Setujui 4 Ranperda

Bahkan, Senin (15/6) malam, korban masih terlihat bersama suaminya di depan rumah. Selasa (16/6) dini hari tetangga sempat mendengar ada pertengkaran antara pasutri. Kasus dugaan pembunahan IRT itu, pertama kali terungkap ketika seorang rekan kerja JH datang ke rumah korban, Selasa (16/6) pagi untuk mengajak bekerja. 

Saat dipanggil, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Karena curiga, saksi bersama seorang warga kemudian masuk ke rumah yang pintunya tidak terkunci. Mereka terkejut melihat kondisi rumah dalam keadaan berantakan dengan sejumlah barang berserakan. Saat memeriksa lebih jauh, korban ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dengan tubuh tertutup tikar dan bercak darah di sekitarnya. Warga pun langsung melaporkan ke Polsek Ujungbatu.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Yohanes Tindoan SH membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut. Dikatakanya, usai menerima laporan masyarakat, Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba SH MH bersama Unit Reskrim langsung turun ke lokasi sekitar pukul 10.30 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Juga: 182 JH Diharap Jadi Teladan dan Ikut Bangun Daerah

“Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan adanya dua luka tusuk benda tajam pada bagian leher korban,” ujar AKP Yohanes saat dikonfirmasi Riau Pos, Selasa malam. Menurutnya, kondisi rumah yang berantakan mengindikasikan telah terjadi peristiwa kekerasan sebelum korban meninggal dunia. 

Sekitar pukul 15.00 WIB, jenazah korban dibawa ke RSUD Rokan Hulu untuk menjalani visum. Hasil pemeriksaan medis yang dipimpin dr Citra Rasmi Dewanty menyimpulkan korban meninggal dunia akibat dua luka tusuk benda tajam pada bagian leher.

Penyidik Polsek Ujungbatu bersama Satreskrim Polres Rohul kini terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti serta menelusuri keberadaan pihak-pihak yang terakhir berinteraksi dengan korban. Meski pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, tegas AKP Yohanes, proses penyelidikan tetap berlanjut guna mengungkap pelaku dan motif di balik kematian perempuan asal Pasaman tersebut. 

“Kami telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara maksimal bersama Tim Inafis Polres Rohul. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti telah diamankan. Saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap pelaku dan memastikan kasus ini dapat ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kompol Jusup Purba. (epp)

Editor : Arif Oktafian
#pembunuhan #irt tewas #rokan hulu