ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - BUPATI Rokan Hulu (Rohul) Anton menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan pejabat yang tidak hanya cepat, tepat, dan tuntas dalam bekerja. Tetapi juga memiliki inovasi serta mampu menerjemahkan dan melaksanakan program sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rohul.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Anton saat menghadiri pemangilan 29 ASN (Pejabat Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul dalam mengikuti pelaksanaan Uji Kompetensi Teknis dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi jabatan Eselon II defenitif dengan menerapkan manajemen Talenta ASN bertempat di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (22/6).
Turut hadir mendampingi Ketua Komite Talenta ASN Kabupaten Rohul Drs H Yusmar MSi yang juga Penjabat Sekda Rohul didampingi Anggota H Edi Suherman (Asisten III Setda Rohul), Margono SSos MSi (Staf Ahli Bupati), H Helfiskar SH MH (Kadisparbud Rohul)
Baca Juga: Kasus Pembunuhan IRT Inur di Ujung Batu Terungkap, Suami Siri Jadi Tersangka dengan Motif Sakit Hati
Uji kompetensi tersebut dilaksanakan oleh Komite Talenta ASN Kabupaten Rokan Hulu mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Para peserta merupakan ASN yang telah masuk dalam talent pool melalui aplikasi Seleksi Informasi Layanan Manajemen Talenta (SIMATA) dan ditetapkan dalam kelompok rencana suksesi.
29 Pejabat Eselon III yang mengikuti Uji Kompetensi Teknis, masing-masing peserta memperesentasi dan wawancara yang mencakup kemampuan analisis, kepemimpinan, pemahaman isu strategis daerah serta kesiapan dalam mengemban jabatan.
Bupati Anton menegaskan, pejabat yang dicari bukan hanya sekadar mampu menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga harus memiliki terobosan dan inovasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Baca Juga: Bupati Anton Lepas Peserta Jalan Santai
“Rohul butuh pejabat yang cepat, tepat dan tuntas bekerja, serta memiliki inovasi dalam menjalankan program. Semua itu harus sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu agar pembangunan berjalan terarah dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Bupati Anton.
Sementara itu, Ketua Komite Talenta ASN Kabupaten Rohul Drs H Yusmar MSi yang juga Penjabat Sekda Rohul menjelaskan bahwa uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk menilai kemampuan teknis, manajerial, kepemimpinan, serta inovasi para peserta dalam menghadapi tantangan pemerintahan.
“Selain kompetensi teknis dan kepemimpinan, inovasi menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian. Pejabat yang terpilih diharapkan mampu menghadirkan terobosan yang mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil seleksi nantinya akan diusulkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Rokan Hulu untuk ditetapkan sebagai pejabat JPT Pratama. Yusmar menegaskan, seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari penguatan sistem merit ASN.
“Harapan kami, proses ini mampu melahirkan pejabat yang profesional, berintegritas, inovatif serta benar-benar mampu mengimplementasikan program sesuai arah kebijakan pembangunan daerah,” tutup Yusmar.(adv)
Editor : Arif Oktafian