Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jadi Duta Promosi Potensi Daerah Hingga Nasional

Tim Redaksi • Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB
Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri foto bersama usai menyerahkan Piala dan uang pembinaan kepada Bujang Dara Rohul Tahun 2026 terpilih pada grand final pemilihan Bujang Dara di Convention Hall Islamic Center Rohul, Senin (22/6/2026) malam. (Prokopim Setda Rohul untuk Riau Pos)
Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri foto bersama usai menyerahkan Piala dan uang pembinaan kepada Bujang Dara Rohul Tahun 2026 terpilih pada grand final pemilihan Bujang Dara di Convention Hall Islamic Center Rohul, Senin (22/6/2026) malam. (Prokopim Setda Rohul untuk Riau Pos)

 ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - PEMILIHAN Bujang Dara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2026 kembali melahirkan generasi muda terbaik yang diharapkan mampu menjadi duta promosi daerah, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga hingga tingkat nasional.

Para pemenang diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta nilai-nilai religius Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk. Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Rohul dr Yeni Dwi Putri , usai menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada Bujang Dara Rohul terpilih pada Grand Final Pemilihan Bujang Dara Tahun 2026 yang digelar di Convention Hall Islamic Centre Rohul, Senin (22/6).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Ketua DWP Rohul Hj Yurniziarti Yusmar, Kadisparbud Rohul H Helfiskar SH MH, para camat, kepala desa, keluarga peserta serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Uji Kompetensi Teknis Tuntas

Keputusan Dewan juri menetapkan Faro Mahendra dari Kecamatan Kunto Darussalam sebagai Bujang Rokan Hulu 2026, sementara gelar Dara Rokan Hulu 2026 diraih oleh Rakhmat Tri Dinda dari Kecamatan Rokan IV Koto.

Dalam sambutannya, dr Yeni menegaskan pemilihan Bujang Dara bukan sekadar kompetisi kecantikan dan ketampanan, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda agar berintegritas, berwawasan luas serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“Pemilihan Bujang Dara ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga sarana melahirkan duta daerah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu. Mereka diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta nilai-nilai religius daerah hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.

Baca Juga: 29 Pejabat Eselon III Rohul Bersaing Rebut 8 Jabatan Kepala OPD, Ini Daftar Namanya

Istri Bupati Rohul itu menekankan pentingnya kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana promosi daerah yang efektif. “Di era digital saat ini, Bujang Dara harus mampu menjadi wajah positif Rokan Hulu yang kreatif, inovatif serta aktif mempromosikan daerah hingga tingkat nasional,” tambahnya.

Ia memberikan motivasi kepada seluruh finalis agar menjadikan pengalaman dalam ajang tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan diri. “Terpilih atau tidak bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah proses, pengalaman, dan semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik serta membanggakan daerah,” pesannya.(adv)Sementara itu, Kadisparbud Rohul H Helfiskar SH MH, menjelaskan Pemilihan Bujang Dara merupakan agenda rutin tahunan dalam menjaring putra-putri terbaik untuk menjadi representasi Kabupaten Rohul di bidang pariwisata dan budaya.

Menurutnya, para finalis telah melalui berbagai tahapan seleksi ketat, mulai dari wawasan umum, budaya, pariwisata, kemampuan komunikasi, hingga kepribadian. “Ajang ini bertujuan membentuk generasi muda yang mampu menjadi representasi Kabupaten Rokan Hulu dalam mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan serta nilai-nilai religi yang menjadi kekuatan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, para pemenang akan mewakili Kabupaten Rohul pada Pemilihan Bujang Dara Provinsi Riau Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. “Harapannya, mereka tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menjadi duta yang memperkenalkan potensi Rokan Hulu hingga ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, grand final sempat berlangsung di ruang terbuka Lapangan Pematang Baih, Ahad (21/6) malam. Namun akibat hujan yang mengguyur lokasi acara, panitia memutuskan menunda kegiatan demi kenyamanan dan keselamatan peserta serta pengunjung. Acara kemudian dipindahkan ke Convention Hall Islamic Centre dan tetap berlangsung lancar serta meriah pada Senin malam.(adv)

 

Editor : Arif Oktafian
#Bujang Dara Rokan Hulu #Duta Wisata Rohul #bujang dara rohul