PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Aksi dugaan pembegalan kembali menggegerkan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Seorang pemuda dilaporkan diserang empat terduga pelaku bersenjata tajam saat melintas di ruas Jalan Simpang Tangun-Pasirpengaraian. Tepatnya di kawasan bekas Graser, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban dikabarkan berhasil menyelamatkan sepeda motornya setelah melakukan perlawanan, namun tas berisi uang tunai dan dua telepon genggam dibawa kabur para pelaku. Informasi mengenai peristiwa tersebut disampaikan Sulastha Perdana Bako melalui unggahan di akun Facebook miliknya. Dalam unggahan itu, ia mengungkapkan korban merupakan adik kandungnya bernama Putra Kurnia.
Menurut Sulastha, aksi bermula ketika korban dihadang dua orang yang membawa senjata tajam. Korban memilih melawan sehingga dua pelaku lainnya datang membantu. Total, ada empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
"Adik kami dibegal sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya dua orang bersenjata tajam menghadang, kemudian datang lagi dua orang karena adik kami masih bisa melawan, untungnya belajar bela diri saat di pondok pesantren," tulis Sulastha.
Dalam aksi tersebut, katanya para pelaku diduga berhasil membawa kabur tas milik korban yang berisi uang tunai, satu unit iPhone, satu unit telepon genggam Oppo serta sejumlah barang berharga lainnya.
Meski demikian, sepeda motor Honda CBR milik korban gagal dibawa kabur oleh pelaku. Korban disebut sempat melemparkan kunci motor ke arah semak-semak sehingga kendaraan tidak dapat dihidupkan. Tak lama kemudian, kondisi jalan mulai ramai dilalui pengendara sehingga para pelaku memilih melarikan diri.
Akibat kejadian itu, lanjutnya, korban mengalami luka gores akibat sabetan senjata tajam, pakaian robek serta masih mengalami trauma. Beruntung, helm full face yang dikenakannya disebut turut melindungi kepala dan wajah korban dari cedera yang lebih serius.
Melalui unggahannya, Sulastha mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Simpang Tangun-Pasirpengaraian, khususnya di kawasan yang disebut menjadi lokasi kejadian.
Sementara itu, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK MSi saat dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (29/6/2026), terkait adanya dugaan aksi begal di ruas jalan Simpang Tangun-Pasirpengaraian, belum merespon. Saat dikonfirmasi Kasi Humas Polres Rohul AKP Yohanes Tindoan SH menyatakan belum ada menerima laporan ari korban. ''Belum, nanti dikabari,'' ujar mantan Kapolsek Rokan IV Koto itu.(epp)
Editor : Edwar Yaman