PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)-Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengumumkan secara resmi data terbaru Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang memuat 477 daftar nama jemaah calon haji yang diproyeksikan masuk porsi keberangkatan musim haji 1448 Hijriah atau Tahun 2027 mendatang.
Daftar nama JCH tersebut di umumkan melalui masing-masing KUA Kecamatan dan akun Facebook Kementerian Haji Rokan Hulu. Diperkirakan keberangkatan JCH Rohul memenuhi satu kelompok terbang (kloter) penuh, setelah pada dua musim haji sebelumnya yakni 2025 dan 2026, jumlah JCH tidak mencukupi satu kloter.
Kepala Kantor Kemenhaj Rohul H Marthillevi Saleh MSy mengatakan data yang tercantum dalam Siskohat merupakan proyeksi berdasarkan nomor porsi keberangkatan musim haji 1448 H/2027.
Baca Juga: KPK Amankan 10 Orang dalam OTT Kuansing, Bupati dan Sekda Disebut Lembaga Antirasuah Kabur
Meski belum menjadi daftar final karena masih menunggu penetapan kuota haji nasional, pihaknya mulai melakukan berbagai persiapan agar proses pemberangkatan calon jemaah dapat berjalan lancar.
"Kami mengimbau yang namanya masuk dalam daftar perkiraan porsi keberangkatan tahun 2027 agar segera datang atau menghubungi Kantor Kemenhaj Rohul. Bagi yang sudah melapor sebelumnya tentu tak perlu datang kembali," ujar Marthillevi Saleh MSy menjawab Riaupos.co, Selasa (30/6/2026), terkait jumlah porsi jamaah yang diperkirakan berangkat pada musim haji Tahun 2027 mendatang.
Ia menjelaskan, pelaporan lebih awal diperlukan untuk mempersiapkan seluruh dokumen calon jemaah, mulai dari paspor, identitas diri hingga kelengkapan administrasi lainnya. Tujuannya, agar seluruh persyaratan keberangkatan bisa dipersiapkan sejak sekarang.
Baca Juga: Wali Kota Agung Nugroho Jamin Siswa Kurang Mampu Terima Lima Setel Seragam Gratis
''Jika ada dokumen yang kurang atau data yang perlu diperbaiki, dapat segera diselesaikan sehingga tidak menjadi kendala ketika tahapan pemberangkatan dimulai," sebutnya.
Selain administrasi, Marthillevi mengingatkan dafar nama jemaah yang telah diumumkan, agar mempersiapkan kondisi kesehatan. Pasalnya, pemeriksaan kesehatan diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2026 sebagai salah satu tahapan wajib sebelum pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
"Kesehatan merupakan salah satu syarat penting. Karena itu kami mengingatkan calon jemaah sejak sekarang agar siap mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun tahapan pelunasan biaya haji ketika dibuka pemerintah," katanya.
Marthillevi menegaskan, jumlah 477 daftar calon jemaah yang tercantum dalam data Siskohat masih bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti penetapan kuota haji Provinsi Riau maupun kebijakan pemerintah pusat.
"Daftar ini masih berupa perkiraan berdasarkan nomor porsi di Siskohat terbaru. Jumlahnya bisa berubah sesuai kuota Provinsi Riau. Kepastian siapa yang berangkat baru ditetapkan setelah pemerintah membuka pelunasan BPIH," tegasnya.
Karena itu, ia berharap dartar nama-nama jemaah yang masuk dalam daftar proyeksi keberangkatan 2027, segera melakukan konfirmasi ke kantor Kemenhaj Rohul. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan dokumen haji yang dilakukan lebih awal.
Berdasarkan data Siskohat, sebaran proyeksi 477 daftar naman jemaah yang masuk porsi keberangkatan Musim Haji tahun 2027 diantaranya, Kecamatan Rambah sebanyak 72 orang, Ujung Batu 63 orang, Tandun 47 orang, Rambah Hilir 43 orang.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Air Tiris Diciduk, Polisi Sita Timbangan Digital dan 24 Paket Narkotika
Kecamatan Kunto Darussalam 39 orang, Kepenuhan 30 orang, Tambusai Utara 28 orang, Rambah Samo 25 orang, Rokan IV Koto 24 orang, Bangun Purba 22 orang, Kepenuhan Hulu 21 orang, Tambusai 19 orang, Pagaran Tapah Darussalam 18 orang, Pendalian IV Koto 12 orang, dan Kecamatan Kabun 7 orang. (epp)
Editor : Eka G Putra