PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, digegerkan dengan penemuan jasad seorang anggota Polri di rumah kontrakannya, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 18.19 WIB.
Korban diketahui merupakan Banit 1 SPKT Polres Rohul Aipda Jhon Meydianto Sinaga yang sebelumnya sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas usai menjalani perawatan akibat gagal jantung kongestif atau Congestive Heart Failure (CHF).
Informasi yang dihimpun, almarhum terakhir menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Surya Insani Pasirpengaraian setelah mengalami sesak napas, batuk, demam, sulit tidur dan nyeri dada saat melaksanakan piket di SPKT Polres Rohul pada 23 Juni 2026.
Baca Juga: Dua Rumah Warga di Tembilahan Ludes Terbakar
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kasi Humas AKP Yohanes Tindoan SH, Jumat (3/7/2026) menyebutkan, dari hasil pemeriksaan medis, Aipda Jhon Meydianto Sinaga didiagnosis menderita gagal jantung kongestif. Ia sempat dirawat selama empat hari di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Surya Insani Pasirpengaraian, kemudian dipindahkan ke ruang VIP.
Setelah kondisi kesehatannya dinilai membaik, almarhum diperbolehkan pulang pada 27 Juni 2026 untuk melanjutkan pemulihan di rumah.
Namun, sejak Senin (29/6/2026), warga sekitar tidak lagi melihat aktivitas almarhum di rumah kontrakannya yang berada di Jalan Pasir Baru, Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah. Kecurigaan pun muncul karena rumah dalam keadaan tertutup selama beberapa hari.
Baca Juga: Meranti Masuk Prioritas Nasional, 967 Unit Rumah Tidak Layak Huni Akan Diperbaiki
Hingga akhirnya Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 18.19 WIB, seorang tetangga berinisiatif memeriksa kondisi rumah dengan masuk melalui jendela karena pintu terkunci dari dalam. Saat dilakukan pengecekan, Aipda Jhon ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar mandi dengan posisi terlungkup.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Kabupaten Rohul untuk menjalani pemeriksaan visum.
Usai proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk diberangkatkan ke Kabupaten Simalungun Sumatera Utara (Sumut) dan dimakamkan di kampung halamannya.
Kepergian Aipda Jhon Meydianto Sinaga, sebutnya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Almarhum meninggalkan seorang istri, Andep Kiwanti serta empat orang anak.
Di lingkungan Polres Rohul, almarhum dikenal sebagai sosok personel yang berdedikasi, disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Polres Rohul.
''Jajaran Polres Rokan Hulu turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut,'' tutupnya. (epp)
Editor : M. Erizal