ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Rokan IV Koto, Kamis (16/7). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur menghadapi ancaman Karhutla pada musim kemarau.
Apel dipimpin Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul H Zulhendri SSos MIP mewakili Bupati Rohul Anton ST MM. Turut hadir unsur forkopimcam, para camat, kepala desa, lurah di lima kecamatan yang berada di Bukit Barisan, perwakilan perusahaan dan masyarakat peduli api (MPA).
Baca Juga: Bupati Minta PT Agrinas Bangun Komunikasi Kedepankan Kepentingan Bersama
Dalam amanatnya, Zulhendri menyampaikan berdasarkan pemetaan BPBD, terdapat lima kecamatan yang berada di kaki bukit barisan menjadi daerah rawan Karhutla, yakni Kecamatan Kabun, Tandun, Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, dan Rambah Samo. Wilayah tersebut memiliki lahan yang berpotensi terbakar saat musim kemarau sehingga memerlukan pengawasan dan langkah pencegahan yang lebih intensif.
“Kita harus meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Jangan sampai api yang awalnya kecil berkembang menjadi kebakaran besar karena terlambat ditangani. Pencegahan menjadi prioritas utama dalam penanggulangan Karhutla,” tegas Zulhendri.
Ia menegaskan, seluruh unsur yang terlibat harus memperkuat koordinasi dan meningkatkan patroli terpadu, khususnya di wilayah-wilayah rawan.(adv)
Editor : Arif Oktafian