PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM membawa kabar baik dari Jakarta. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul resmi memperoleh fasilitas pinjaman daerah senilai Rp154,9 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI).
Dana tersebut akan difokuskan untuk menuntaskan lanjutan pembangunan Gedung RSUD Tipe B enam lantai yang sempat mangkrak sejak 2017 serta membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pelayanan publik.
Kepastian pembiayaan itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pembiayaan Daerah dan Cash/Collection Account Management Agreement (CAMA) secara notarial yang berlangsung di Lantai 48 Sahid Sudirman Center, Jakarta, Jumat (17/7/2026) petang.
Perjanjian ditandatangani langsung oleh Bupati Anton bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa serta Branch Manager PT Bank Riau Kepri Syariah Cabang Pasirpengaraian Hasbullah Hadi SE MM.
Turut hadir mendampingi Bupati Anton, Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono, Plt Kepala Dinas PMPTSP Munandar SE MM, Plt Kepala Dinas PUPR H Zulfikri ST, Direktur RSUD Rokan Hulu dr Zuldi Afki SpP, Kabid Perbendaharaan BPKAD Yasri SE, serta jajaran PT SMI.
Bupati Anton mengatakan, keberhasilan memperoleh pembiayaan dari PT SMI merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pelayanan dasar yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Pisah Sambut Kapolres Inhil, Bupati Herman Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
"Melalui pembiayaan ini, Pemkab Rohul akan melanjutkan pembangunan dan pengembangan Gedung RSUD Tipe B yang mangkrak serta membangun Mal Pelayanan Publik sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pelayanan publik bagi masyarakat," ujar Bupati Anton saat dikonfirmasi Riaupos.co, Jumat (17/7/2026) petang usai penandatanganan perjanjian pinjaman daerah bersama PT SMI.
Menurutnya, dari total pinjaman pembiayaan daerah yang disetujui sebesar Rp154.988.488.149, sebanyak Rp146.108.488.149 dialokasikan untuk menyelesaikan lanjutan pembangunan dan pengembangan Gedung RSUD Rohul Tipe B.
Anggaran tersebut meliputi penyelesaian fisik gedung, Pengawas/Manajemen Konstruksi, pengadaan alat kesehatan (alkes) meubelair hingga fasilitas penunjang agar rumah sakit dapat beroperasi optimal pada 2027.
Sementara itu, Rp8,88 miliar dialokasikan untuk pembangunan MPP Rohul dengan memanfaatkan Gedung Daerah Kabupaten Rohul yang sudah belasan tahun tidak difungsikan. Kehadiran MPP nantinya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan perizinan dan administrasi yang lebih cepat, mudah dan terintegrasi.
Mantan Kepala Dinas PUPR Rohul itu menegaskan investasi di sektor kesehatan dan pelayanan publik merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Bupati Anton memastikan seluruh dana pinjaman akan dikelola secara profesional, transparan, akuntabel dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pemkab Rohul berkomitmen mengelola pembiayaan ini secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran sehingga setiap rupiah yang dimanfaatkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah," tegasnya.
Ia berharap kemitraan dengan PT SMI tidak berhenti pada proyek RSUD dan MPP, tetapi dapat terus berlanjut untuk mendukung berbagai program pembangunan strategis lainnya di Kabupaten Rohul.
Sementara itu, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa dalam sambutannya, mengapresiasi keseriusan Pemkab Rohul dalam memenuhi seluruh tahapan pengajuan pinjaman daerah.
Baca Juga: Antrean Solar Kembali Mengular di SPBU Rimbo Panjang, Sopir Truk Menunggu Hampir Satu Jam
Menurutnya, persaingan memperoleh pembiayaan dari PT SMI sangat ketat. Dari sekitar 60 kabupaten/kota di Indonesia yang mengajukan pinjaman, hanya 29 daerah yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan layak memperoleh fasilitas pembiayaan, termasuk Kabupaten Rohul.
"Proses ini bukan proses yang mudah. Banyak daerah yang mengajukan, namun hanya sebagian yang dapat melanjutkan hingga tahap pembiayaan. Kabupaten Rohul menjadi salah satu daerah yang berhasil karena menunjukkan keseriusan, komitmen, dan kesiapan memenuhi seluruh persyaratan," ujar Faaris.
Ia berharap pembiayaan tersebut dimanfaatkan secara optimal dan seluruh proyek dapat diselesaikan sesuai perencanaan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. "PT SMI berkomitmen mendukung daerah yang memiliki tata kelola yang baik dan keseriusan dalam membangun demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya. (epp)
Editor : M. Erizal