ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) kembali melanjutkan program pemberian seragam sekolah gratis sebagai salah satu program prioritas Bupati Anton ST MM dan Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM.
Setelah menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) negeri pada tahun pertama kepemimpinan, tahun ini program tersebut difokuskan untuk siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Rohul.
Hal itu disampaikan Bupati Rohul Anton ST MM saat menerima audiensi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Selasa (21/7) petang. Audiensi tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Rohul Drs H Yusmar MSi dan kepala OPD terkait.
Baca Juga: Buka Rakor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kadiskes Rohul Ajak Lintas Sektor Kolaborasi
Bupati menjelaskan, program seragam sekolah gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan di Rohul
‘’Tahun pertama kepemimpinan kami, tahun anggaran 2025, pemerintah telah merealisasikan pengadaan seragam Melayu gratis bagi 9.844 siswa SD negeri dengan anggaran sekitar Rp6,2 miliar. Tahun ini, pada APBD 2026, kami kembali melanjutkan program tersebut dengan memfokuskan pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa SMP negeri se-Rohul,’’ ujar Bupati.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,45 miliar untuk pengadaan seragam bagi sekitar 7.100 siswa SMP negeri.
Baca Juga: Disdikpora Optimistis Peserta SD Lolos OSN Nasional
Menurut Anton, saat ini tahapan pengadaan sedang berjalan. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul telah mengajukan permohonan pendampingan kepada Inspektorat Rohul guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.
‘’Prosesnya sedang berjalan. Disdikpora sudah meminta pendampingan Inspektorat. Pendataan peserta didik baru juga telah selesai. Dari pagu sekitar 7.100 siswa, hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) mencatat sebanyak 6.381 siswa SMP negeri di Rohul yang menjadi dasar kebutuhan pengadaan seragam tahun ini,’’ jelas mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Bupati memastikan program seragam sekolah gratis akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah setiap tahunnya. Bahkan, penganggarannya telah dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Baca Juga: Pencairan Pinjaman Daerah ke PT SMI Bertahap
Selain meringankan beban orang tua siswa, Bupati berharap, program tersebut mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Pemerintah akan memetakan potensi pelaku usaha di 16 kecamatan agar pelaksanaan pengadaan nantinya dapat melibatkan penjahit dan UMKM.
Dalam pada itu, Plt Kadisdikpora Rohul Alreza Ahyu SE MSi Ak menambahkan, saat ini Disdikpora Rohul tengah melakukan review ke Inspektorat Rohul, terhadap harga perkiraan sendiri (HPS) pengadaan seragam gratis untuk siswa SMP negeri tersebut.
Setelah tahapan tersebut selesai, lanjutnya, proses pengadaan akan dilanjutkan melalui mekanisme tender sesuai aturan yang berlaku. (adv)
Editor : Arif Oktafian