ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi Jembatan Sungai Cindur di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara.
Sebagai langkah awal, PUPR Rohul akan melakukan perbaikan sementara guna memastikan akses jembatan tersebut dapat dilintasi oleh masyarakat baik kendaraan bermotor dan truk mengangkut hasil perkebunan agar tetap aman digunakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST melalui Kepala Bidang Bina Marga Rasqi Rades ST mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jembatan Sungai Cindur setelah menerima laporan dari masyarakat.
Baca Juga: Besaran Dana Pilkades Serentak Rohul di 54 Desa Tak Sama, Ternyata Ini yang Menentukannya
‘’Begitu menerima informasi, kami langsung melakukan peninjauan ke lokasi. Besok, Senin (27/7), akan dilakukan penanganan sementara untuk perbaikan lantai jembatan yang saat ini menggunakan kayu, agar tetap bisa dilalui dengan aman,’’ ujar Rasqi Rades, Ahad (26/7).
Menurutnya, perbaikan sementara dilakukan dengan menambah kayu pada bagian yang rusak serta memperkuat lantai jembatan kayu menggunakan material besi. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan sembari menunggu penanganan lebih lanjut.
Rasqi menjelaskan, secara administratif posisi Jembatan Sungai Cindur berada lebih dekat ke wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Namun, masyarakat Kabupaten Rohul menjadi pengguna terbanyak jalur tersebut dalam mengangkut hasil perkebunan dan menjadi akses penting yang menghubungkan sejumlah wilayah perbatasan Sumut.
Baca Juga: Rohul Jajaki Rute Penerbangan Baru Pasirpengaraian-Medan
‘’Walaupun secara administrasi lebih ke wilayah Rohil, jembatan ini banyak dimanfaatkan masyarakat Rohul,’’ jelasnya.
Penanganan darurat tersebut dilakukan menyusul adanya sebuah truk tronton bermuatan berondolan kelapa sawit nyaris tercebur ke Sungai Cindur saat melintasi jembatan, Sabtu (25/7) petang.(adv)
Editor : Arif Oktafian